kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.619   66,00   0,38%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Aktivitas manufaktur masih lemah, ini tanggapan pemerintah dan ekonom


Selasa, 04 Februari 2020 / 20:54 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas produksi di pabrik PT Softex Indonesia, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (23/1/2020).Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang berada di level 49,3 pada Januari 2020 atau berada di bawah batas level ekspansi yang sebesar 50,0. (SURYA


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

Upaya lain yang akan dilakukan adalah dengan meningkatkan investasi, penguatan struktur manufaktur dari hulu hingga hilir, pemanfaatan teknologi terkini, mengintegrasikan rantai pasok, serta memperhatikan kelancaran logistik dan memberi insentif fiskal dan non fiskal.

Lebih lanjut, ia juga menargetkan bahwa industri manufaktur perlu memperluas pasar ekspor. Untuk itu, pemerintah pun akan mempercepat penyelesaian perjanjian kerjasama sehingga nantinya produk bisa tembus ke pasar non tradisional seperti Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika.

Baca Juga: Sektor manufaktur diproyeksi masih melambat, simak saham yang menarik menurut analis

Untuk selanjutnya, Agus pun optimis bahwa industri manufaktur akan tumbuh positif sehingga mampu menciptakan iklim usaha yang kondusif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×