Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyelenggara sertifikasi elektronik, PT Privy Identitas Digital (Privy) mencatat peningkatan aktivitas tanda tangan elektronik pada kuartal-I 2026.
CEO Privy Marshall Pribadi mengatakan, lonjakan aktivitas tercatat hingga hampir 250% secara tahunan (year-on-year/yoy) mencapai lebih dari 32 juta tanda tangan. Pada kuartal-I 2025 lalu, Privy mencatat 10 juta aktivitas tanda tangan di platform.
“Selain fleksibilitas dan kemudahan yang mendorong masyarakat semakin beralih ke tanda tangan elektronik, keabsahan hukum serta jaminan keamanan menjadi faktor pendorong pencapaian Privy," katanya dalam keterangan resmi, Senin (20/4/2026).
Berdasarkan industri, sejumlah sektor yang mendorong peningkatan aktivitas tanda tangan elektronik Privy ialah financial technology lending (peer-to-peer/Paylater), telekomunikasi & IT, serta jasa keuangan seperti multifinance, leasing, dan perbankan.
Baca Juga: Privy Telah Fasilitasi Tandatangan Digital untuk 156 Juta Dokumen per November 2025
Di luar itu, Marshall bilang beberapa industri lain seperti kesehatan dan pendidikan turut berada pada peringkat teratas dengan aktivitas tanda tangan terbanyak.
Privy melihat bahwa hal ini menunjukkan tanda tangan elektronik telah menjadi salah satu infrastruktur utama yang mendukung operasional bisnis demi efisiensi proses, waktu, dan tenaga.
Di luar pencapaian Privy tersebut, Marshall menegaskan peningkatan edukasi dan literasi bagi masyarakat masih belum selesai dan tetap perlu digencarkan.
Baca Juga: Strategi Privy Optimalkan Keamanan Digital, Dorong Budaya Verifikasi Dokumen di 2026
Oleh karena itu, Privy terus menggencarkan edukasi terkait pentingnya menandatangani dokumen digital dengan sah, salah satunya melalui kampanye #CekDuluBaruPercaya yaitu ajakan untuk memverifikasi dokumen digital untuk mengecek keaslian tanda tangan eletronik melalui platform Privy.
Didorong oleh edukasi yang makin digenjot dan roadmap produk untuk memudahkan pengguna, Privy optimistis aktivitas tanda tangan elektronik akan terus meningkat.
"Kami optimistis, pada tahun 2027, aktivitas tandatangan elektronik di Privy dapat meningkat 2x lipat, serta meningkat 3x lipat pada tahun 2028,” imbuh Marshall.
Baca Juga: Privy Cegah Lebih dari 122 Juta Upaya Penipuan Digital Sepanjang 2025
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













