Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) bakal tetap fokus pada penguatan operasional di tengah dinamika kebijakan sektor mineral dan batubara tahun 2026.
Hal ini merespons langkah pemerintah yang memangkas Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 di tengah rencana implementasi kebijakan B50 dan kenaikan harga BBM solar industri.
Corporate Communication Alamtri Resources, Karina Novianti menjelaskan, perusahaan memilih untuk memperkuat strategi pada aspek internal guna menjaga kinerja di tengah tekanan eksternal tersebut.
Baca Juga: Kementerian PKP Sebut SLIK Kendala KPR Subsidi, Begini Respons OJK
Adapun fokus utama emiten pertambangan ini adalah memastikan seluruh target tetap tercapai melalui manajemen biaya yang terukur.
"Alamtri akan senantiasa fokus pada segala sesuatu yang dapat kami kontrol seperti kegiatan operasional untuk memastikan pencapaian target perusahaan dan efisiensi," ujarnya kepada Kontan.co.id, Senin (13/4/2026).
Terkait rencana pemerintah yang akan mendorong penggunaan B50, Karina mengungkapkan, pihaknya mengaku masih memantau perkembangan regulasi tersebut.
Dia bilang, ADRO menegaskan komitmennya dalam mendukung transisi energi nasional yang sudah berjalan secara bertahap dalam operasional penambangan.
"Kami masih menunggu update resmi mengenai kebijakan penerapan B50 dari pemerintah. Alamtri telah secara bertahap menggunakan bahan bakar biodiesel dan pada tahun 2025 mulai menggunakan B40, sebagai bagian dari upaya transisi energi dan dukungan terhadap komitmen nasional Indonesia dalam Second Nationally Determined Contribution (SNDC)," pungkasnya.
Baca Juga: KAI: Transaksi Lewat Aplikasi Kereta Api Access Capai 8,1 Juta pada Kuartal I-2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













