kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Alokasi FAME B30 9,6 juta kl akan ada penyesuaian jika terjadi peningkatan


Senin, 09 Desember 2019 / 17:32 WIB
Diskusi Forum Medan Merdeka Barat 9 mengenai B30


Reporter: Filemon Agung | Editor: Handoyo

Ia memaparkan, salah satu alasan mengapa BU BBM lain tidak melakukan trial yakni titik serah B30 Pertamina yang dinilai cukup banyak hingga ke pelosok. "Kalau BU lain kan lebih banyak ke industri," ujar Feby.

Kendati demikian, ia memastikan BU lain siap dalam memasok B30. Kontan.co.id mencatat, Berdasarkan hasil Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PT Pertamina (Persero) adalah perusahaan yang paling banyak memasok biodiesel.

Perusahaan milik negara ini memasok sebanyak 8,38 juta kiloliter (KL). Jika dibandingkan dengan total alokasi volume bahan bakar jenis biodiesel nasional yang sebesar 9,59 juta KL, Pertamina memasok sekitar 87% biodiesel.

Baca Juga: Prospek CPO 2020: Produksi Melambat, Permintaan Sawit Melaju Lebih Kencang

Asal tahu saja, Badan Usaha Bahan Bakar Nabati (BU BBN) jenis biodiesel yang paling banyak memasok ke Pertamina adalah PT Wilmar Nabati Indonesia sebesar 1,37 juta KL. Kemudian disusul oleh PT Musim Mas sebanyak 1,03 juta KL.

VP of Corporate Communication PT Pertamina Fajriyah Usman menyatakan, Pertamina paling banyak memasok biodiesel karena volume solar Pertamina paling banyak. "Tentunya jumlah biodieselnya pasti mengikuti," kata dia, Jumat (29/11).

Fajriyah menyatakan Pertamina siap memasok biodiesel untuk keperluan B30 di 2020 mendatang. Adapun sejak 21 November 2019, Pertamina juga sudah mulai mengimplementasikan B30 secara bertahap dan ditargetkan dapat menyeluruh pada Januari 2020.

Baca Juga: Harga CPO Membaik, Andira Agro Tambah Kapasitas Pabrik

Fajriyah menjelaskan hingga Desember 2019 rencananya akan ada delapan titik pencampuran bahan bakar nabati dengan kadar 30%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×