kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

ICCO Proyeksikan Produksi Kakao Indonesia Naik Jadi 220.000 Ton Musim 2025/2026


Rabu, 22 Juli 2026 / 18:22 WIB
ICCO Proyeksikan Produksi Kakao Indonesia Naik Jadi 220.000 Ton Musim 2025/2026
ILUSTRASI. Kakao (dok/Tribunnews.com )


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Organisasi Kakao Internasional (International Cocoa Organization/ICCO) memperkirakan produksi kakao Indonesia akan meningkat pada musim 2025/2026 yang berakhir pada September 2026.

Kenaikan produksi didorong oleh tingginya harga kakao pada 2024 yang mendorong petani meningkatkan hasil panen.

Baca Juga: Pertamina Dorong Implementasi SDGs melalui 262 Desa Energi Berdikari

Direktur Eksekutif ICCO Michel Arrion mengatakan, produksi kakao Indonesia diperkirakan mencapai 220.000 ton pada musim 2025/2026, naik dari 200.000 ton pada musim sebelumnya.

Menurut Arrion, lonjakan harga kakao pada 2024 telah memberikan insentif bagi petani untuk meningkatkan produksi sehingga pasokan diperkirakan membaik pada musim ini.

Tidak hanya produksi, aktivitas pengolahan kakao di dalam negeri juga diperkirakan meningkat.

ICCO memperkirakan volume penggilingan (grinding) kakao Indonesia mencapai 420.000 ton pada musim yang berakhir September 2026, naik dibandingkan 354.000 ton pada musim sebelumnya.

Di tingkat regional, aktivitas pengolahan kakao di Asia juga menunjukkan pertumbuhan yang kuat.

Baca Juga: Pemerintah Targetkan Indonesia Jadi Eksportir Utama Produk Hilirisasi Kelapa

Data Cocoa Association of Asia (CAA) menunjukkan penggilingan kakao di kawasan Asia pada kuartal II-2026 meningkat 25,07% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan produksi dan aktivitas pengolahan kakao tersebut mencerminkan membaiknya prospek industri kakao di Indonesia dan kawasan Asia, seiring tingginya permintaan serta insentif harga yang diterima petani dalam beberapa waktu terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Video Terkait



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×