kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   19.000   0,67%
  • USD/IDR 17.099   75,00   0,44%
  • IDX 6.971   -18,40   -0,26%
  • KOMPAS100 958   -7,36   -0,76%
  • LQ45 702   -6,10   -0,86%
  • ISSI 250   -0,25   -0,10%
  • IDX30 382   -5,99   -1,54%
  • IDXHIDIV20 472   -9,70   -2,02%
  • IDX80 108   -0,78   -0,72%
  • IDXV30 130   -2,34   -1,76%
  • IDXQ30 124   -2,23   -1,77%

Alva Grup Indika(INDY) Ungkap Dampak Kenaikan Harga Minyak ke Penjualan Motor Listrik


Selasa, 07 April 2026 / 19:15 WIB
Alva Grup Indika(INDY) Ungkap Dampak Kenaikan Harga Minyak ke Penjualan Motor Listrik
ILUSTRASI. Motor listrik ALVA dari Indika INDY (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Ilectra Motor Group (IMG), produsen sepeda motor listrik Alva yang merupakan entitas PT Indika Energy Tbk. (INDY) mengungkap pengaruh dari kenaikan harga energi kepada penguatan permintaan motor listrik di dalam negeri. 

Chief Executive Officer ALVA, Purbaja Pantja menyebut kenaikan harga energi memang ikut memperkuat relevansi motor listrik di mata konsumen. Menurutnya, ketika harga energi global berfluktuasi, masyarakat mulai semakin rasional dalam menghitung biaya operasional kendaraan sehari-hari dan membuka ruang pertimbangan terhadap alternatif mobilitas yang lebih efisien dan stabil dari sisi biaya. 

“Dalam situasi seperti ini, minat terhadap kendaraan yang lebih efisien, termasuk motor listrik, biasanya ikut meningkat,” ungkap Purbaja kepada Kontan, Selasa (07/04/2026).

Namun, menurut Purbaja, pihaknya melihat keputusan pembelian tidak hanya dipicu oleh isu peningkatan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) semata. Tapi juga mempertimbangkan ekosistem, kemudahan pengisian daya, layanan purna jual, serta skema kepemilikan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. 

Baca Juga: Lonjakan Harga Minyak Dorong Penjualan Motor Listrik, Aismoli Targetkan 100.000 Unit

“Jadi, isu BBM bisa menjadi pemicu perhatian, tetapi keputusan untuk beralih tetap ditentukan oleh rasa percaya dan kenyamanan dalam penggunaan sehari-hari,” tambahnya.

Jika pada fase awal pertumbuhan ditandai dengan banyaknya pemain baru, maka tahun ini akan menjadi momentum seleksi alam, di mana keberlanjutan bisnis akan ditentukan oleh fundamental yang kuat, bukan sekadar mengikuti tren jangka pendek. Konsumen kini semakin rasional dan menilai berdasarkan pengalaman kepemilikan secara menyeluruh.

“Dari sisi ALVA, kami terus memperkuat ekosistem melalui perluasan Boost Charging Station dengan lebih dari 220 konektor di lebih dari 110 lokasi strategis, layanan purna jual di lebih dari 120 titik di 38 kota, serta layanan customer service dan roadside assistance 24 jam. Kami juga bekerja sama dengan lebih dari 17 mitra pembiayaan untuk menghadirkan skema kepemilikan yang fleksibel dan mudah diakses oleh berbagai segmen masyarakat,” ungkapnya. 

Baca Juga: Tak Lagi Bergantung Insentif, Ini Cara ALVA Pikat Konsumen Motor Listrik

Terkait proyeksi, ALVA melihat potensi pertumbuhan permintaan motor listrik tetap berada pada tren positif pada tahun ini. 

“Kami memproyeksikan adanya peningkatan permintaan dibandingkan tahun lalu, didorong oleh meningkatnya kesadaran masyarakat, kebutuhan efisiensi biaya operasional, serta kesiapan ekosistem yang semakin matang. Fokus kami bukan semata pada angka pertumbuhan, melainkan memastikan pertumbuhan tersebut berkualitas, berkelanjutan, dan didukung oleh kesiapan infrastruktur serta layanan secara menyeluruh,” katanya. 

Meski insentif kendaraan listrik sudah selesai pada akhir 2025, ALVA menyebut dalam jangka panjang, pertumbuhan industri tidak dapat bergantung sepenuhnya pada insentif, melainkan pada kekuatan fundamental produk, ekosistem, serta value yang dirasakan langsung oleh konsumen.

“Sepanjang 2025, ALVA menunjukkan bahwa adopsi motor listrik tetap dapat berjalan secara organik melalui penguatan infrastruktur, keandalan produk, teknologi, serta layanan yang relevan dengan kebutuhan pengguna,” tutupnya. 

Baca Juga: ALVA Optimalkan Boost Charge Station di Jawa-Bali untuk Menunjang Mudik 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×