kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.042.000   -45.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.916   25,00   0,15%
  • IDX 7.362   -27,28   -0,37%
  • KOMPAS100 1.021   -6,48   -0,63%
  • LQ45 751   -1,06   -0,14%
  • ISSI 259   -0,96   -0,37%
  • IDX30 401   1,72   0,43%
  • IDXHIDIV20 497   5,73   1,17%
  • IDX80 115   -0,59   -0,51%
  • IDXV30 134   1,20   0,90%
  • IDXQ30 129   0,61   0,48%

AMDATARA Prediksi Penjualan Air Mineral Kemasan Naik Saat Ramadan, Ini Penyebabnya


Kamis, 12 Maret 2026 / 20:44 WIB
AMDATARA Prediksi Penjualan Air Mineral Kemasan Naik Saat Ramadan, Ini Penyebabnya
ILUSTRASI. Konsumsi Domestik Jadi Andalan, Industri AMDK Siap Ekspansi pada 2026 (Dok/AMDATARA)


Reporter: Zendy Pradana | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perkumpulan Usaha Air Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) memprediksi tren penjualan air mineral dalam kemasan (AMDK) meningkat pada bulan Ramadhan hingga periode libur lebaran 2026.

Peningkatan tren penjualan air mineral dalam kemasan diprediksi meningkat 15-20 persen. Prediksi peningkatan itu terjadi pada penjualan kemasan botol kecil ukuran 220-600 ml. 

Ketua Umum AMDATARA, Karyanto Wibowo menjelaskan bahwa peningkatan tren penjualan AMDK terjadi karena banyak konsumsi di luar rumah, seperti di masjid, saat perjalanan, kegiatan berbuka puasa bersama, maupun open house saat bulan Ramadan dan periode libur Lebaran.

Baca Juga: AMDATARA: Tren Penjualan Air Minum Kemasan Meningkat 20% saat Ramadan

"Puncak permintaan biasanya terjadi pada minggu ketiga Ramadan hingga periode Idulfitri, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama arus mudik serta intensitas kegiatan silaturahmi," ujar Karyanto Wibowo kepada Kontan, Kamis (12/3/2026).

Karyanto membeberkan terkait dengan faktor utama yang mendukung meningkatnya tren penjualan AMDK. Salah satu faktornya yakni, meningkatnya kebutuhan hidrasi, terutama selama menjalankan ibadah puasa.

"Tingginya aktivitas sosial dan keagamaan, baik di dalam maupun di luar rumah," kata Karyanto.

Baca Juga: Amdatara Wanti-wanti Potensi Gangguan Distribusi AMDK Jelang Lebaran

Kemudian, Karyanto menyebut faktor ketiga pendukungnya yakni adanya upaya produsen AMDK dalam menjaga pasokan dan meningkatkan promosi, termasuk program bundling produk serta kegiatan tanggung jawab sosial (CSR) melalui dukungan penyediaan air minum di masjid dan ruang publik.

Lebih lanjut, Karyanto mengatakan bahwa secara keseluruhan industri AMDK pada tahun 2026 masih menunjukkan tren pertumbuhan positif.

Pasalnya, peningkatan itu terjadi dengan adanya proyeksi pertumbuhan sekitar 5–6%, meskipun menghadapi sejumlah tantangan ekonomi, termasuk kenaikan harga bahan baku yang dipengaruhi oleh dinamika geopolitik global, seperti konflik di Timur Tengah.

Baca Juga: Amdatara Usulkan Jalur Logistik Khusus Demi Sukseskan Zero ODOL

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×