Reporter: Zendy Pradana | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Perkumpulan Usaha Air Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) mencatat tren penjualan air minum dalam kemasan (AMDK) meningkat signifikan selama Ramadan 2026.
Ketua Umum AMDATARA Karyanto Wibowo mengatakan, permintaan AMDK pada bulan puasa ini naik hingga 20% dibandingkan hari biasa.
Baca Juga: Menteri ESDM Minta Tambahan Anggaran Subsidi Energi, Ini Respons Kemenkeu
“Secara umum, permintaan AMDK pada periode Ramadan diproyeksikan meningkat sekitar 15%–20%, terutama untuk kemasan botol kecil 220 ml–600 ml,” ujar Karyanto kepada Kontan, Kamis (12/3/2026).
Karyanto menjelaskan, kemasan botol kecil banyak digunakan untuk konsumsi di luar rumah, seperti di masjid, perjalanan, kegiatan buka puasa bersama, maupun open house.
Selain itu, permintaan biasanya mencapai puncaknya pada minggu terakhir Ramadan hingga Idul Fitri, menyesuaikan dengan arus mudik dan mobilitas masyarakat.
“Secara keseluruhan, industri AMDK pada 2026 masih menunjukkan tren pertumbuhan positif dengan proyeksi 5%–6%, meskipun menghadapi tantangan ekonomi, termasuk kenaikan harga bahan baku akibat dinamika geopolitik global seperti konflik di Timur Tengah,” tambah Karyanto.
Baca Juga: Pyridam Farma (PYFA) Kantongi ISO 45001 untuk Perkuat Strategi Operasional
Selain kebutuhan hidrasi selama puasa, tingginya aktivitas sosial dan keagamaan, baik di dalam maupun luar rumah, turut mendorong permintaan AMDK.
Produsen juga melakukan berbagai strategi, termasuk menjaga pasokan, promosi, bundling produk, serta kegiatan tanggung jawab sosial (CSR) seperti penyediaan air minum di masjid dan ruang publik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













