kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.785.000   -13.000   -0,46%
  • USD/IDR 17.813   -6,00   -0,03%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Anak Usaha Chandra Asri (TPIA) Tandatangani Perjanjian Konsensi Pelabuhan di Banten


Rabu, 27 Mei 2026 / 11:50 WIB
Anak Usaha Chandra Asri (TPIA) Tandatangani Perjanjian Konsensi Pelabuhan di Banten
ILUSTRASI. Chandra Pelabuhan Nusantara resmi pegang konsesi.


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melalui anak usahanya PT Chandra Pelabuhan Nusantara (CPN) resmi menandatangani Perjanjian Konsesi Badan Usaha Pelabuhan dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten pada Selasa (26/5/2026) di Kantor Kementerian Perhubungan RI, Jakarta.

Penandatanganan konsesi ini menjadi bagian dari penguatan  layanan kepelabuhanan dan konektivitas logistik untuk mendukung kebutuhan industri nasional, khususnya sektor petrokimia dan manufaktur.

Sebagaimana diketahui, CPN bergerak di bidang layanan kepelabuhanan dan pengelolaan fasilitas pelabuhan untuk mendukung kebutuhan industri dan logistik nasional. Melalui konsesi ini, CPN diharapkan dapat semakin memperkuat layanan kepelabuhanan yang terintegrasi sekaligus mendukung efisiensi  operasional bagi kawasan industri di Cilegon dan sekitarnya.

Baca Juga: Paragon Karya (PKPK) dapat Persetujuan RKAB Produksi Batubara 3 Juta Ton pada 2026

Direktur Chandra Pelabuhan Nusantara, Edi Rivai menyampaikan, momentum ini tidak hanya merupakan bentuk pemenuhan aspek regulasi dan tata kelola kepelabuhanan yang baik, melainkan juga menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem logistik dan industri nasional, khususnya dalam mendukung daya saing industri petrokimia dan manufaktur Indonesia.

Dia menyebut, infrastruktur kepelabuhanan memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran rantai pasok nasional sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dengan perkembangan industri yang terus bertumbuh, kebutuhan terhadap layanan kepelabuhanan dan infrastruktur logistik yang andal juga akan semakin meningkat.

"CPN berkomitmen untuk terus mengedepankan operasional pelabuhan yang aman, andal, dan efisien serta membuka peluang  kolaborasi strategis yang memberikan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan,” ujar Edi Rivai dalam keterbukaan informasi, Selasa (26/5/2026).

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Muhammad Masyhud menyampaikan bahwa penandatanganan konsesi ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di Provinsi Banten,  sekaligus memberikan kepastian hukum dan kepastian berusaha dalam penyelenggaraan jasa kepelabuhanan.

 

Kerja sama dan sinergi antara pemerintah dan sektor swasta memiliki peran penting dalam menghadapi berbagai tantangan pada masa depan, termasuk dalam pengelolaan sumber daya,  inovasi teknologi, dan keberlanjutan lingkungan.

"Melalui kolaborasi yang baik, pengembangan layanan dan infrastruktur kepelabuhanan diharapkan dapat terus mendukung pertumbuhan industri dan logistik nasional,” kata dia.

Melalui kerja sama konsesi ini, CPN berharap dapat terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan dan konektivitas logistik  nasional.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×