kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Chandra Asri (TPIA) Catat Kinerja Positif Kuartal I-2026, Cermati Faktor Pendorongnya


Selasa, 05 Mei 2026 / 21:24 WIB
Chandra Asri (TPIA) Catat Kinerja Positif Kuartal I-2026, Cermati Faktor Pendorongnya
ILUSTRASI. Chandra Asri Pacific (TPIA) (TPIA/Pabrik Chandra Asri Pacific (TPIA). Kinerja TPIA Q1-2026 mengejutkan dengan EBITDA US$421 juta, naik 1.813,6%. Diversifikasi aset energi dan akuisisi strategis mengubah peta bisnis.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menorehkan kinerja mengesankan pada kuartal I-2026 sekaligus menandai pergeseran besar dari perusahaan petrokimia tradisional menjadi pemain regional terdiversifikasi di sektor energi, kimia, dan infrastruktur.

TPIA membukukan EBITDA sebesar US$ 421 juta dan laba bersih US$ 205 juta. Angka ini melonjak masing-masing 1.813,6% dan 954,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

Lonjakan tersebut terutama ditopang oleh segmen energi yang kini menyumbang 60% dari total pendapatan, setelah integrasi aset baru di Singapura.

Baca Juga: ESG Chandra Asri (TPIA): Meninggalkan Jejak Hijau Gaya Hidup Berkelanjutan

Chief Financial Officer Chandra Asri Group, Andre Khor, menegaskan transformasi ini tidak lepas dari keberhasilan integrasi aset strategis. "Kami memastikan proses transaksi kompleks berjalan lancar dan memberi dampak nyata pada kinerja," ujarnya dalam keterangannya seperti dikutip, Selasa (5/5/2026).

Dari sisi ekspansi, TPIA memperkuat pijakan regional melalui akuisisi kilang Aster—sebelumnya Shell Energy & Chemicals Park—pada April 2025, serta jaringan ritel bahan bakar Esso di Singapura dari ExxonMobil pada Januari 2026. 

Langkah ini diperkuat oleh unit infrastruktur PT Chandra Daya Investasi Tbk dan pusat layanan bersama Chandra Asri Sentral Solusi, yang mendorong pendapatan berulang sekaligus efisiensi operasional.

 

Tak hanya ekspansi, Chandra Asri juga menunjukkan ketangkasan dalam pengadaan global. Melalui kemitraan dengan Glencore, perusahaan mendiversifikasi sumber bahan baku dari berbagai kawasan, mulai dari Amerika hingga Afrika. 

Strategi ini dinilai mampu meredam dampak gejolak geopolitik, termasuk risiko di Timur Tengah.

"Diversifikasi pasokan membuat operasional tetap stabil meski volatilitas meningkat,” kata Andre.

Baca Juga: Chandra Asri (TPIA) Terbitkan Obligasi Rp 2,25 Triliun, Ini Rencana Penggunaannya

Efektivitas strategi ini tercermin dari keberhasilan uji coba teknis pada Februari 2026 yang meningkatkan kapasitas produksi Butene-1 dan MTBE di Cilegon hingga 25%. Hasilnya, tingkat utilisasi tetap tinggi di tengah tekanan industri petrokimia global.

Dari sisi keuangan, posisi Chandra Asri terbilang solid dengan likuiditas mencapai US$3,8 miliar. 

Kekuatan ini menjadi modal untuk melanjutkan proyek Chlor-Alkali dan Ethylene Dichloride (CA-EDC) senilai US$800 juta bersama Indonesia Investment Authority (INA) dan Danantara, yang kini telah mencapai progres 60% dan ditargetkan beroperasi pada 2027.

Struktur keuangan perusahaan juga terjaga dengan current ratio 3,09 kali, EBITDA coverage 4,01 kali, dan rasio utang jangka panjang terhadap ekuitas sebesar 1,1 kali. Selain itu, perusahaan juga mengantongi pinjaman berbasis keberlanjutan senilai US$1 miliar untuk mendukung operasional dan peremajaan aset.

Baca Juga: Chandra Asri (TPIA) Tingkatkan Kapasitas Pabrik MTBE dan Butene-1 hingga 25%

Di tengah kondisi industri yang kelebihan pasokan, Chandra Asri meluncurkan strategi baru bertajuk ROAR, yang mencakup peremajaan bisnis inti, orientasi keberlanjutan, akselerasi akuisisi dan integrasi, serta pembaruan model bisnis.

Andre menegaskan, strategi ini menjadi fondasi pertumbuhan jangka panjang. “Kami telah mentransformasi portofolio dan memperkuat fundamental untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×