kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.693   17,00   0,10%
  • IDX 6.096   -222,80   -3,53%
  • KOMPAS100 804   -27,92   -3,35%
  • LQ45 617   -14,06   -2,23%
  • ISSI 215   -10,59   -4,70%
  • IDX30 353   -7,26   -2,02%
  • IDXHIDIV20 441   -7,94   -1,77%
  • IDX80 93   -2,99   -3,12%
  • IDXV30 121   -2,87   -2,31%
  • IDXQ30 116   -2,01   -1,71%

Anak Usaha Elnusa (ELSA) Selesaikan Proyek Survei Seismik Laut di Thailand


Selasa, 14 Oktober 2025 / 14:21 WIB
Anak Usaha Elnusa (ELSA) Selesaikan Proyek Survei Seismik Laut di Thailand
ILUSTRASI. PT Elnusa Trans Samudera (ETSA), anak usaha PT Elnusa Tbk (ELSA) atau Elnusa yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, melaporkan telah menyelesaikan proyek dukungan survei seismik laut di Thailand tepat waktu, efisien, dan tanpa insiden kerja (Zero Lost Time Injury/LTI).


Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Elnusa Trans Samudera (ETSA), anak usaha PT Elnusa Tbk (ELSA) atau Elnusa yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, melaporkan telah menyelesaikan proyek dukungan survei seismik laut di Thailand tepat waktu, efisien, dan tanpa insiden kerja (Zero Lost Time Injury/LTI).

Sebagai bagian dari kolaborasi dengan klien internasional, ETSA dipercaya menyediakan dukungan penuh terhadap kegiatan survei seismik di perairan Thailand sekaligus bukti keunggulan operasional (operational excellence) ETSA dalam mendukung proyek-proyek migas regional di Asia Tenggara.

Seluruh tahapan operasi, mulai dari mobilisasi kapal, koordinasi tim laut, hingga pemenuhan aspek keselamatan dan keberlanjutan, berjalan tanpa gangguan dan tanpa catatan insiden.

Keberhasilan ini menunjukkan kapasitas ETSA dalam memenuhi standar keselamatan dan efisiensi global, sekaligus memperkuat posisi Elnusa Group sebagai pemain penting di rantai pasok energi kawasan.

Baca Juga: Strategi Ekspansi Elnusa (ELSA) Memupuk Revenue dari Pengembangan Bisnis Baru

Direktur ETSA, Kurniawati Adjie, menyampaikan pihaknya telah menjalankan proyek ini dengan prinsip bahwa keselamatan adalah fondasi utama dari kinerja unggul.

"Setiap kru memahami bahwa keberhasilan bukan hanya tentang menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga menjaga satu sama lain agar kembali dengan selamat,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan, Selasa (14/10/2025).

Ia menambahkan bahwa keberhasilan proyek ini merupakan hasil penerapan prinsip Zero Harm, Full Performance, & Sustainability yang menjadi budaya kerja ETSA dalam setiap operasi laut.

“Kami bangga dapat menunjukkan bahwa perusahaan Indonesia mampu bersaing di level regional dengan hasil yang memenuhi bahkan melampaui ekspektasi klien internasional,” tambahnya.

Baca Juga: Elnusa (ELSA) Rampungkan Proyek Survei Seismik Non-Migas Pertama di Tambang Batubara

Ke depan, ETSA akan terus memperkuat layanan offshore seismic support  dengan mengedepankan keunggulan operasional, inovasi teknologi, serta penerapan prinsip ESG (Environment, Social & Governance) secara konsisten.

Langkah ini sejalan dengan arah transformasi Elnusa Group menuju perusahaan jasa energi terintegrasi yang berdaya saing global, berkontribusi bagi kemandirian energi Indonesia, serta menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.

Baca Juga: Elnusa (ELSA) Dorong Produksi Migas Nasional Lewat Coiled Tubing Services

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×