kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Angkasa Pura I pastikan tidak ada PHK karyawan


Rabu, 01 April 2020 / 19:30 WIB
Angkasa Pura I pastikan tidak ada PHK karyawan
ILUSTRASI. Calon penumpang duduk menunggu jadwal keberangkatan pesawat di Terminal Bandara Internasional Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (19/3/2020). Untuk upaya meminimalisir potensi penyebaran COVID-19, PT Angkasa Pura I (Persero) selaku peng


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Angkasa Pura I (Persero) memastikan tidak akan mengambil langkah pemutusan hubungan kerja (PHK) maupun merumahkan sementara pegawai tanpa digaji kendati target pendapatan perseroan pada 2020 kemungkinan besar tidak tercapai akibat wabah corona (Covid-19).

Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Handy Heryudhitiawan mengatakan, manajemen perusahaan memastikan tidak akan melakukan rasionalisasi untuk jumlah karyawan.

Baca Juga: Walau ada larangan mudik, Angkasa Pura I tetap antisipasi lonjakan penumpang

Strategi untuk mengatasi turunnya pendapatan akan dilakukan dengan berbagai upaya penghematan. Khususnya yang berkaitan dengan cost leadership.

Seperti misalnya, perjalanan dinas pimpinan yang diganti dengan metode video conference serta peninjauan ulang atas rencana investasi perseroan yang dapat ditunda namun tetap sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).

"Pendapatan kami memang akan terkoreksi karena banyak cancel flight tapi masih dilakukan perhitungan bersama tim keuangan," kata Handy kepada kontan.co.id, Rabu (04/1).

Sementara itu, Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi mengungkapkan, untuk menanggulangi penurunan pendapatan tersebut, perusahaan terpaksa mengurangi beragam pengeluaran di 15 bandaranya. Salah satunya ialah dengan merampingkan organisasi di cabang perusahaan.

"Upaya yang kami lakukan dari AP I adalah melakukan inisiatif simplifikasi terhadap organisasi atau organisasi ini dirampingkan lagi terutama yang ada di cabang secara langsung yang memang dari awal sudah kita lakukan," ungkap Faik.

Baca Juga: Banyak daerah terapkan local lockdown, Angkasa Pura I kurangi aktivitas bandara

Faik menjelaskan, upaya merampingkan organisasi itu misalnya di satu cabang bandara yang tadinya ada 8 posisi Senior Manager, dikurangi menjadi 5 Senior Manager. Perampingan ini memangkas birokrasi sehingga membuat organisasi jadi lebih tangkas dan gesit dalam menghadapi perubahan yang dinamis.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×