kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

AP I belum gunakan dana pinjaman dari Bank Mandiri


Kamis, 11 April 2013 / 16:46 WIB
ILUSTRASI. Cek kurs dollar-rupiah di BRI jelang tengah hari ini, Senin 8 November 2021./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/08/01/2021.


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Angkasa Pura I (Persero) belum mau memanfaatkan pinjaman Rp 5 triliun yang disediakan oleh Bank Mandiri untuk melakukan ekspansi usaha. Alasannya, saat ini uang kas internal perusahaan masih membiayai proyek-proyek perusahaan.

Handy Heryudhitiawan, Corporate Communication Angkasa Pura I menjelaskan, pihaknya sepanjang tahun mengerjakan 5 proyek pengembangan bandara dengan nilai proyek lebih dari Rp 7 triliun. Dia bilang, kelima bandara itu dibiayai dari kas internal.

"Kami memang ada standby loan Rp 5 triliun dari sindikasi bank yang dipimpin Bank Mandiri. Tetapi kami belum digunakan karena kas internal kami cukup," tegas Handy kepada wartawan di Restoran Pondok Laguna, Jakarta, Kamis (11/4).

Perlu diketahui, tahun ini, AP I memiliki program untuk pengembangan lima bandara, yakni:

Bandara Ngurah Rai

Bandara yang berada di Denpasar, bali ini menelan investasi sebesar Rp 2,8 triliun dan ditargetkan selesai dibangun pada Juli 2013.

Bandara Sepinggan

Bandara yang berlokasi di Balikpapan ini menelan dana proyek sebesar Rp 1,8 triliun. Bandara ini ditargetkan rampung Juli 2013 dan beroperasi Oktober 2013.

Bandara Ahmad Yani

Bandara yang berlokasi di Semarang ini dikembangkan dengan nilai proyek Rp 1,1 triliun. Ditargetkan pembangunan fisik selesai pada tahun 2015.

Bandara Juanda

Pengembangan bandara yang berlokasi di Surabaya, Jawa Timur ini menelan dana Rp 546 miliar. Bandara ini ditargetkan rampung pada Oktober 2013 dan beroperasi pada November 2013.

Bandara Syamsudin Noor

Pengembangan bandara andalan di Banjarmasin ini menelan dana investasi sebesar Rp 1,2 triliun. Saat ini, proyek bandara ini masih terkendala masalah lahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×