kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.564   1,00   0,01%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Apotek K-24 Targetkan 1.000 Gerai di 2026


Jumat, 06 Desember 2024 / 21:00 WIB
Apotek K-24 Targetkan 1.000 Gerai di 2026
ILUSTRASI. Gerai waralaba atau kemitraan apotek K24 yang buka 24 jam, saat pameran International Franchise, License and Business Concept Expo (IFRA) di Jakarta Convention Center, Jumat (17/6). KONTAN/Daniel Prabowo/17/06/2011. Apotek K-24 Indonesia tengah mempercepat ekspansi jaringan gerai untuk menjadi apotek terdepan di seluruh Indonesia.


Reporter: Leni Wandira | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Apotek K-24 Indonesia tengah mempercepat ekspansi jaringan gerai untuk menjadi apotek terdepan di seluruh Indonesia. 

Dalam rencana jangka panjang, K-24 menargetkan untuk membuka 780 gerai pada tahun 2024, 890 gerai pada 2025, dan mencapai 1.000 gerai pada 2026. Dengan demikian, Apotek K-24 berambisi menjadi apotek nasional yang memiliki jaringan luas yang tersebar di setiap kota dan kabupaten di Indonesia.

Marketing Manager PT K-24 Indonesia, Burhan Bariton, mengungkapkan bahwa faktor utama yang mendorong ekspansi cepat K-24 adalah peningkatan kesadaran masyarakat akan kesehatan dan tumbuhnya kelas menengah di Indonesia yang memiliki daya beli lebih tinggi dan perhatian lebih terhadap kesehatan. 

Apotek K-24 memanfaatkan peluang ini dengan menyediakan produk kesehatan yang lengkap dan layanan berkualitas. Selain itu, strategi bisnis K-24 yang terbukti efektif, seperti buka 24 jam, jaminan 100% obat asli, konsultasi apoteker gratis, serta pemilihan lokasi strategis, juga turut mendukung ekspansi tersebut. 

"Perkembangan sektor kesehatan yang didukung oleh regulasi pemerintah yang mempermudah perizinan juga memberi ruang bagi K-24 untuk tumbuh dengan pesat," ujar Burhan Bariton kepada KONTAN, Jumat (6/12).

Baca Juga: Adi Sarana Armada Perkuat Bisnis Jasa Logistik dengan Sertifikasi Halal

Ia menambahkan bahwa meskipun persaingan semakin ketat, terutama dengan hadirnya apotek daring dan layanan kesehatan berbasis aplikasi, K-24 mampu menghadapinya dengan mengintegrasikan layanan online dan offline secara hybrid.

K-24 mengimplementasikan strategi penguatan jaringan dengan menghubungkan platform K24klik dengan apotek fisik, memungkinkan pelanggan memesan obat secara online dan mengambilnya di apotek terdekat. 

Selain itu, K-24 juga terus memperkuat layanan di apotek fisiknya dengan menyediakan konsultasi apoteker gratis, pemeriksaan kesehatan murah setiap tanggal 24, dan cek tensi gratis. K-24 juga menjalin kemitraan strategis dengan berbagai platform kesehatan digital dan e-commerce untuk memperluas jangkauannya.

Menanggapi tantangan digitalisasi, Burhan menekankan bahwa K-24 berfokus pada pengalaman pelanggan yang lebih personal dan kemudahan transaksi, baik secara online maupun offline. 

"Kami memanfaatkan data pelanggan untuk memberikan rekomendasi yang lebih relevan dan personal, serta menyederhanakan proses pembelian," ujarnya. Selain itu, K-24 terus berinovasi dengan menawarkan produk kesehatan holistik dan layanan kesehatan primer seperti pemeriksaan kesehatan sederhana dan vaksinasi.

Terkait dengan pengembangan jangka panjang, K-24 mempersiapkan diri dengan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pengalaman pelanggan. 

"Kami juga fokus pada pengembangan sumber daya manusia, dengan melatih karyawan melalui K-24 Academy dan menarik talenta muda di bidang digital dan teknologi kesehatan," tambah Burhan.

K-24 juga menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab sosial melalui program CSR, seperti edukasi kesehatan masyarakat dan kerja sama dengan PMI untuk meningkatkan citra merek. 

Dengan jaringan yang terus berkembang, K-24 berupaya menjaga kualitas layanan dan memastikan ketersediaan produk di seluruh cabang melalui hubungan yang baik dengan pemasok dan mitra distribusi di berbagai daerah.

Menghadapi tantangan pengobatan mandiri dan peredaran obat palsu, K-24 melakukan kampanye edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. 

"Kami juga bekerja sama dengan BPOM untuk memastikan keaslian obat yang dijual di apotek kami," ungkap Burhan. Dengan berbagai strategi tersebut, K-24 berkomitmen untuk tetap menjadi pemimpin pasar apotek di Indonesia, memberikan layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.

Baca Juga: Dorong Bisnis Alat Kesehatan, Astra Otoparts Gandeng K-24

Selanjutnya: Mandiri Utama Finance Salurkan Pembiayaan Motor Rp 2,8 Triliun hingga November 2024

Menarik Dibaca: Ini Tren Perlengkapan Olahraga yang Populer di 2024

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×