Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Arus peti kemas di IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Jambi mencatat pertumbuhan signifikan pada Maret 2026, seiring meningkatnya aktivitas distribusi barang menjelang Hari Raya Idulfitri.
Volume throughput tercatat mencapai 2.775 TEUs, naik 22,5% dibandingkan 2.265 TEUs pada periode yang sama tahun lalu.
Peningkatan ini mencerminkan tingginya mobilitas logistik di wilayah Jambi, baik untuk memenuhi kebutuhan konsumsi domestik maupun distribusi komoditas unggulan daerah.
Kinerja tersebut juga didukung oleh kondisi perdagangan luar negeri Provinsi Jambi yang tetap solid.
Baca Juga: IPC TPK Catat Throughput 850.768 TEUs di Kuartal I-2026, Tumbuh Tipis 0,9%
Pada Januari 2026, nilai ekspor Jambi tercatat sebesar US$ 152,92 juta, jauh melampaui impor yang sebesar US$11,16 juta, sehingga menghasilkan surplus neraca perdagangan yang signifikan.
Struktur ekspor Jambi yang didominasi sektor industri dan komoditas seperti turunan kelapa sawit, karet, serta produk kehutanan turut mendorong aktivitas logistik di kawasan tersebut.
Hal ini berkontribusi pada meningkatnya kebutuhan layanan bongkar muat yang efisien dan andal.
Manager Operasi IPC TPK Area Jambi, Wedhar Tani Aji, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil konsistensi perusahaan dalam menjaga keandalan operasional.
“Pertumbuhan ini mencerminkan upaya kami dalam memastikan operasional yang andal, mempercepat layanan bongkar muat, serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Baca Juga: Arus Peti Kemas Jelang Lebaran Melonjak 37,5%, IPC Terminal Petikemas Siaga 24/7
Secara operasional, lonjakan arus peti kemas pada Maret terutama didorong oleh peningkatan volume petikemas domestik. Distribusi semen meningkat seiring masifnya pembangunan infrastruktur di wilayah Jambi.
Selain itu, pengiriman kebutuhan pokok seperti beras, tepung, serta makanan dan minuman juga naik, mengikuti lonjakan permintaan masyarakat menjelang Lebaran.
Di sisi lain, impor yang didominasi mesin dan peralatan industri menunjukkan aktivitas produksi dan pembangunan yang tetap tumbuh. Tren ini turut memperkuat permintaan terhadap layanan logistik yang efisien.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan, IPC TPK Area Jambi terus meningkatkan kesiapan operasional melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia serta optimalisasi peralatan bongkar muat.
Langkah ini dilakukan guna memastikan kelancaran dan keamanan seluruh aktivitas terminal sesuai standar layanan.
Baca Juga: IPC Terminal Petikemas Tambah Alat, Siap Jaga Arus Logistik di Bulan Ramadan
Wedhar menambahkan, pihaknya memandang terminal petikemas Jambi tidak hanya sebagai titik bongkar muat, tetapi juga sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi.
“Dengan kesiapan layanan yang terus kami tingkatkan, kami optimistis dapat mendukung kelancaran arus logistik sekaligus memperkuat daya saing ekonomi daerah dan nasional,” tutupnya.
Sebagai informasi, PT IPC Terminal Petikemas merupakan operator terminal petikemas yang menyediakan layanan terintegrasi antar pelabuhan dan berada di bawah subholding PT Pelindo Terminal Petikemas.
Perusahaan ini beroperasi di sejumlah pelabuhan utama, antara lain Tanjung Priok, Pontianak, Panjang, Palembang, Teluk Bayur, dan Jambi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













