Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen ban asal India, Ascenso Tyres, menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar uji untuk produk ban radial off-the-road (OTR) berukuran 49 inci.
Perusahaan akan menguji performa ban tersebut di sektor pertambangan Indonesia sebelum memperluas pemasarannya ke pasar global.
Vice President Sales Asia, Africa, Australia & India Subcontinent Ascenso Tyres Navneet Singh Rajput mengatakan, Indonesia dipilih karena memiliki industri pertambangan yang besar sekaligus menjadi salah satu konsumen terbesar ban berukuran 49 inci di dunia.
Baca Juga: IBC Klaim Baterai Lokal Sudah Kompetitif untuk TKDN EV
"Indonesia merupakan salah satu pasar pertambangan terbesar di dunia. Khususnya jika berbicara mengenai ukuran ban 49 inci, Indonesia merupakan salah satu konsumen terbesar ban dengan ukuran tersebut di pasar global," kata Rajput dalam agenda peluncuran produk Ascenso Tyres di Mining Indonesia 2026, Kamis (10/9/2026).
Menurut Rajput, pengujian di Indonesia akan menjadi salah satu tolok ukur bagi Ascenso untuk melihat kemampuan produk dalam menghadapi kondisi operasional pertambangan.
Perusahaan bilang, performa produk di Indonesia dapat menjadi acuan sebelum ban tersebut dipasarkan lebih luas ke berbagai negara dengan industri pertambangan.
"Jika ban ini dapat bekerja dengan baik di Indonesia, maka dia dapat bekerja dengan baik di mana pun di dunia," ujarnya.
Sementara itu, Executive Vice President Marketing Ascenso Tyres Sumit Garg mengatakan, Ascenso saat ini telah memiliki jangkauan pasar di lebih dari 100 negara. Indonesia juga bukan merupakan pasar baru bagi perusahaan karena sebelumnya telah memasarkan produk ban OTR di dalam negeri.
Baca Juga: ACES Geber Ekspansi, Target Buka hingga 80 Gerai Baru pada 2026
Kini, Ascenso memperluas portofolionya dengan menghadirkan produk yang menyasar kebutuhan sektor pertambangan. Selain pertambangan, perusahaan memiliki produk untuk sektor pertanian, kehutanan, industri, konstruksi, dan material handling.
"Kami hadir di seluruh kawasan Asean, serta Australia dan Oseania. Kami memasok produk ke lebih dari 100 negara di seluruh dunia," kata Garg.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














