Reporter: Vina Elvira | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) terus memperluas jaringan bisnisnya dengan menambah gerai AZKO dan NEKA hingga akhir 2026. Ekspansi tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan produktivitas jaringan toko.
Direktur Aspirasi Hidup Indonesia Gregory S. Widjaja menyampaikan, ACES menargetkan pembukaan sebanyak 65-80 toko baru sepanjang tahun ini.
Dari jumlah tersebut, sekitar 25-30 toko akan dibuka dengan merek AZKO. Sementara itu, brand NEKA diproyeksikan menambah sekitar 40-60 toko baru.
Hingga Agustus 2026, ACES telah merealisasikan pembukaan 15 toko AZKO dan 16 toko NEKA.
“Ekspansi dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan potensi pasar, produktivitas toko, dan kesiapan operasional,” ungkap Gregory, Kamis (10/9/2026).
Untuk menopang ekspansi tersebut, ACES mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp400 miliar-Rp450 miliar pada 2026. Hingga semester I-2026, perusahaan telah menyerap dana capex sebesar Rp91 miliar.
Baca Juga: HIMKI Soroti Risiko Kenaikan Upah 7%-9% bagi Industri Mebel dan Kerajinan
Penggunaan capex tahun ini terutama diarahkan untuk renovasi toko existing serta pembukaan gerai baru. Manajemen memperkirakan penyerapan investasi akan lebih besar pada semester II-2026 seiring berlanjutnya agenda ekspansi perusahaan.
Selain memperluas jaringan toko, ACES juga terus meningkatkan produktivitas dan relevansi bisnis melalui pengembangan portofolio produk, integrasi kanal offline dan digital, serta pemanfaatan teknologi.
Melalui AZKO, strategi omnichannel dijalankan dengan mengintegrasikan pengalaman belanja di toko dengan kanal digital ruparupa. Integrasi tersebut mencakup fitur Scan & Shop, Scan & Go, membership ruparupa rewards, serta live shopping yang kini telah tersedia di empat toko AZKO.
“Pemanfaatan AI turut dikembangkan untuk memperkuat pengalaman pelanggan dan efektivitas operasional, antara lain melalui rekomendasi produk yang lebih relevan, visual search, serta chatbot untuk membantu pelanggan memperoleh informasi lebih cepat dan praktis,” ucapnya.
ACES juga memperkuat keterlibatan pelanggan atau customer engagement melalui berbagai aktivitas berbasis pengalaman dan komunitas.
Pada periode Juni-Juli 2026, AZKO memperluas titik interaksi dengan pelanggan dari berbagai generasi melalui partisipasi dalam Pekan Raya Jakarta (PRJ), kegiatan live shopping dan siaran pagi bersama sejumlah media radio populer, serta keterlibatan dalam komunitas olahraga seperti padel, lari, dan yoga.
Melalui kegiatan tersebut, pelanggan dan komunitas dapat berinteraksi sekaligus mencoba secara langsung berbagai produk olahraga yang ditawarkan AZKO.
Sementara itu, melalui kehadiran booth salah satu home brand, Kindla, dalam Mom & Baby Expo, AZKO menghadirkan pengalaman produk yang lebih interaktif sekaligus memperluas jangkauan kepada target pasar yang relevan.
Dari sisi kinerja keuangan, ACES membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp390,3 miliar pada semester I-2026. Angka tersebut meningkat 33,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Penjualan bersih ACES pada periode yang sama mencapai Rp4,5 triliun, tumbuh 6,3% secara tahunan atau year on year (YoY). Sementara itu, same store sales growth (SSSG) tercatat sebesar 2,2% hingga Juni 2026.
Pertumbuhan kinerja tersebut ditopang oleh peningkatan produktivitas toko, pengelolaan biaya yang disiplin, pengembangan jaringan secara selektif, serta penguatan relevansi produk dan pengalaman pelanggan.
Momentum pertumbuhan juga berlanjut hingga Juli 2026. SSSG secara year to date (YTD) tercatat sebesar 2,0%, sedangkan penjualan tumbuh 6,5% YoY.
Realisasi tersebut masih berada dalam target ACES untuk 2026, yakni SSSG sebesar 2%-4% dan pertumbuhan penjualan sebesar 6%-8%.
“Kinerja yang kami capai memberikan fondasi yang kuat untuk melanjutkan pertumbuhan ke depan. Kami melihat masih terdapat peluang untuk terus meningkatkan produktivitas, memperluas jangkauan bisnis secara selektif, serta memperkuat relevansi kami dengan kebutuhan pelanggan,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














