CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.566   37,00   0,21%
  • IDX 6.589   -88,86   -1,33%
  • KOMPAS100 866   -10,49   -1,20%
  • LQ45 656   -8,27   -1,25%
  • ISSI 230   -3,63   -1,55%
  • IDX30 365   -4,62   -1,25%
  • IDXHIDIV20 452   -4,51   -0,99%
  • IDX80 99   -1,12   -1,12%
  • IDXV30 126   -0,86   -0,68%
  • IDXQ30 117   -1,27   -1,08%

Ascenso Siapkan Investasi US$100 Juta Garap Ban Tambang di Indonesia


Kamis, 10 September 2026 / 16:50 WIB
Ascenso Siapkan Investasi US$100 Juta Garap Ban Tambang di Indonesia
ILUSTRASI. Laptop ADVAN AIR NEO (dok/Advan)


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Persaingan bisnis ban untuk industri pertambangan semakin menarik. Produsen ban asal India, Ascenso Tyres, mulai menggarap pasar tersebut dengan mengandalkan lini ban radial Off-The-Road (R-OTR).

Ekspansi ini ditopang investasi lebih dari US$100 juta untuk memperkuat kemampuan produksi ban All-Steel Radial di fasilitas manufaktur Ascenso di India.

Managing Director Ascenso Tyres Yogesh Mahansaria mengatakan, investasi tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperbesar bisnis di segmen pertambangan global.

“Investasi khusus sebesar US$100 juta menjadi bentuk keseriusan kami dalam mengembangkan bisnis di segmen pertambangan,” ujar Yogesh dalam ajang Mining Indonesia 2026, Kamis (10/9/2026).

Baca Juga: Industri Baterai dan Komponen Bersiap Memasok TKDN Mobil Listrik 60% di 2027

Dalam ajang yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, pada 9–12 September 2026 tersebut, Ascenso memperkenalkan portofolio ban R-OTR untuk pasar Indonesia.

Salah satu produk yang dipamerkan adalah 27.00R49 EMTY 4330 (E4), ban berukuran 49 inci yang masuk dalam lini “Beast Range”. Produk ini menyasar kebutuhan kendaraan dan alat berat dalam kegiatan pertambangan terbuka.

Ascenso mulai mengembangkan platform radial OTR sejak akhir 2023. Hingga kini, perusahaan telah mengembangkan ban dengan ukuran mulai 25 inci hingga 49 inci untuk kebutuhan konstruksi, quarry, hingga pertambangan skala besar.

Investasi US$100 juta tersebut digunakan untuk pengembangan infrastruktur produksi, fasilitas pengujian, pengembangan produk, penguatan tenaga engineering, serta penambahan kapasitas produksi.

Ascenso juga menyiapkan pengembangan ukuran dan pola tapak baru hingga 2027 dan 2028 untuk memenuhi kebutuhan pertambangan, earthmoving, dan loader.

Chief Executive Officer Ascenso Tyres Dhaval Nanavati mengatakan, perusahaan mengembangkan produk berdasarkan kebutuhan operasional di lapangan. Untuk itu, Ascenso menempatkan lebih dari 15 Field Application Engineer di sejumlah pasar pertambangan utama.

Field engineer kami ditempatkan di berbagai pasar utama untuk memantau kondisi operasional dan memberikan respons yang lebih cepat,” kata Dhaval.

Tim tersebut bekerja bersama operator tambang untuk memantau performa ban sekaligus memberikan masukan kepada tim riset dan pengembangan Ascenso.

Menurut Dhaval, pengembangan ban hingga ukuran 49 inci menjadi salah satu pencapaian penting perusahaan dalam ekspansi ke sektor pertambangan.

“Perluasan lini produk hingga ukuran 49 inci menjadi tonggak penting dalam perjalanan tersebut,” ujarnya.

Untuk Indonesia, Ascenso melihat peluang dari besarnya aktivitas pertambangan, terutama batu bara dan mineral, yang turut menopang kebutuhan alat berat.

Perusahaan pun mulai memperluas kemitraan lokal untuk mendukung pemasaran dan pengembangan produk R-OTR di Indonesia.

Saat ini, produk Ascenso telah dipasarkan di lebih dari 100 negara. Dengan tambahan kapasitas produksi di India, perusahaan berencana memperluas pilihan ukuran dan aplikasi ban untuk pasar Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Juga: Hyundai Siap Penuhi TKDN Mobil Listrik 60% Mulai 2027, Kona Sudah 80%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×