kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.916.000   -1.000   -0,03%
  • USD/IDR 16.796   7,00   0,04%
  • IDX 8.943   -32,51   -0,36%
  • KOMPAS100 1.236   -8,33   -0,67%
  • LQ45 874   -8,19   -0,93%
  • ISSI 329   -1,08   -0,33%
  • IDX30 444   -6,86   -1,52%
  • IDXHIDIV20 519   -14,89   -2,79%
  • IDX80 137   -0,92   -0,67%
  • IDXV30 144   -3,98   -2,69%
  • IDXQ30 142   -2,88   -1,99%

Asia Tenggara Jadi Kunci Pertumbuhan, ManageEngine akan Rekrut Talenta Baru


Selasa, 27 Januari 2026 / 12:51 WIB
Asia Tenggara Jadi Kunci Pertumbuhan, ManageEngine akan Rekrut Talenta Baru
ILUSTRASI. Arun Kumar Vice President of Revenue Operations ManageEngine (KONTAN/Avanty Nurdiana)


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - CHENNAI. ManageEngine, bagian dari Zoho Corporation mengaku akan lebih banyak menarik karyawan baru di tahun ini. Rencana ini sejalan dengan keinginan ekspansi ManageEngine di Asia Tenggara. 

ManageEngine berharap di tahun ini masih bisa mempertahankan pertumbuhan sebesar 20% setiap tahun. "Saat ini kami memiliki sekitar 7.500 pelanggan di Asia, termasuk banyak perusahaan besar dan enterprise. Kami juga melihat pertumbuhan pelanggan baru sekitar 20% setiap tahun, serta peningkatan pembelian produk tambahan dari pelanggan lama,” papar Arun Kumar, Vice President of Revenue Operations, ManageEngine. 

Pertumbuhan kinerja tersebut menurut Arun cukup konsisten dari tahun ke tahun. Perusahaan teknologi asal India memaparkan jika kontribusi Asia saat ini sekitar 10% dari total bisnis dan diharapkan bisa terus meningkat setiap tahun. “Kami di Asia Tenggara tumbuh sekitar 25% setiap tahun, lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan global kami,” terang dia. 

Baca Juga: Fuomo Perkuat Creator Tools lewat Kolaborasi Global

Di Asia, pertumbuhan terbesar terjadi di Filipina, diikuti oleh Thailand, Indonesia, Malaysia, dan Vietnam. Bagi vendor besar, negara seperti Vietnam, Filipina, atau Thailand mungkin pasar kecil. Namun bagi ManageEngine, ini adalah pasar yang tepat. Nilai yang ditawarkan sangat sesuai dengan kebutuhan pasar.

Apalagi banyak faktor pendorong terutama digitalisasi di sektor perbankan, asuransi, fintech, pendidikan, hingga pemerintah. Tantangannya adalah tingkat kematangan digital yang belum merata, kompleksitas AI dan cloud, serta meningkatnya ancaman keamanan siber.

Regulasi keamanan siber dan perlindungan data semakin ketat. Namun, anggaran TI terbatas. Karena itu, ManageEngine akan mengintegrasikan seluruh produk dalam satu pendekatan terpadu, mencakup manajemen TI dan keamanan siber. "Kami berinvestasi baik di solusi on-premise maupun cloud,” kata Arun. 
Saat ini, ManageEngine bekerja dengan lebih dari 100 partner di Asia Tenggara dan memiliki lebih dari 7.500 pelanggan enterprise. 

"Kami fokus pada lokalisasi produk, konten, dukungan, serta kepatuhan terhadap regulasi. Semua produk kami juga memiliki kemampuan AI yang terintegrasi, bukan sebagai produk terpisah,” tutur Arun. Pelanggan bisa menggunakan model AI yang dimiliki ManageEngine atau mengintegrasikan dengan LLM mereka sendiri, tanpa biaya tambahan.

Karena itu, ManageEngine akan berkomitmen untuk membuka kantor di seluruh pasar utama Asia Tenggara, membangun talenta lokal, dan tetap menjadi ekosistem berbasis partner. "Kami juga banyak berinvestasi dalam pelatihan, sertifikasi, workshop, dan user conference untuk membangun talenta lokal,” kata Arun.

Tren utama di Asia Tenggara saat ini adalah investasi AI, cloud, keamanan siber, dan regulasi data. Selain itu menurut Arun pendekatan bisnis di Asia Tenggara cukup berbeda.  

Baca Juga: Tata Metal Ekspansi Pabrik Baja di Purwakarta, Bakal Tambah Produksi 250.000 Ton

"Setiap negara di Asia berbeda. Vietnam membutuhkan lokalisasi penuh, sementara Singapura berbeda dengan Malaysia. Karena itu, investasi kami di ekosistem partner sangat besar,” tutur Arun. 

Ke depan, ManageEngine akan terus merekrut lebih banyak talenta lokal, membuka kantor baru, bekerja sama dengan pemerintah, dan memperluas program edukasi. “Di Indonesia, fokus investasi akan menambah local technical resources untuk mendukung klien dan memperkuat tim lokal,” jelas Hanief Bastian, Regional Technical Head of ManageEngine Indonesia.

Selanjutnya: Kesehatan Kerja: 5 Risiko yang Fatal Akibat Duduk Lama di Depan Laptop

Menarik Dibaca: Kesehatan Kerja: 5 Risiko yang Fatal Akibat Duduk Lama di Depan Laptop

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×