kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Asing incar investasi kilang di Indonesia


Jumat, 20 Agustus 2010 / 15:36 WIB
Asing incar investasi kilang di Indonesia


Reporter: Herlina KD |

JAKARTA. Bukan hanya Kuwait Petroleum Company (KPC) yang berminat membangun kilang baru di Balongan. Pemerintah mencatat, ada dua perusahaan asing lain yang juga meminati investasi kilang di Indonesia, yaitu NIORDC asal Iran yang mau membangun Banten Bay Refinery, serta Saudi Aramco yang berminat membangun kilang di Tuban.

Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan, setelah kilang minyak Balongan, nantinya Kementerian Perindustrian (Kemprin) dan BKPM akan melakukan negosiasi ulang dengan pihak Iran untuk kepastian harga minyak untuk kilang Banten.

"Kemarin sempat tertunda karena harganya kemahalan. Dulu mereka memberikan diskon, tapi bulan lalu saat tim Pertamina kesana untuk melakukan perundingan mereka minta menggunakan harga pasar (market price)," ujar Hidayat, Jumat (20/8).

Karenanya, ia meminta Kepala BKPM dan beserta tim nya untuk membicarakan ulang mengenai ini. Ia mengatakan, kalaupun harganya menggunakan harga pasar, Hidayat berharap akan bisa mendapatkan minyak dengan hitungan Internal Rate of Return (IRR) yang bisa masuk. IRR adalah batas hitungan minimum pengembalian modal. "IRR nya minimal 15 itu kita sudah bisa masuk," jelasnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×