kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Asmindo targetkan transaksi US$ 500 juta di IFFINA


Jumat, 14 Maret 2014 / 11:12 WIB
Asmindo targetkan transaksi US$ 500 juta di IFFINA
ILUSTRASI. Burger Ayam Wijen Ala Jepang ini cocok dihidangkan sebagai bekal makan anak-anak ke sekolah karena praktis dan mengenyangkan. (Dok/Mom on Timeout)


Reporter: Maria Elga Ratri | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) menargetkan transaksi jual beli pada International Furniture & Craft Fair Indonesia (IFFINA) tahun ini mencapai US$ 500 juta.

"Naik dari tahun lalu yang US$ 450 juta," ujar Taufik Gani, Ketua Umum Asmindo usai pembukaan pameran, hari ini (14/3) di Parkir Timur Senayan.

Gani bilang, pameran tahunan yang diadakan ketujuh kalinya ini sudah digaungkan selama 3 bulan sebelumnya. Hasilnya, sebanyak 4.000 pengunjung dari 120 negara telah mendaftarkan diri untuk datang.

Tahun ini, kata Gani, volume produk kehutanan yang dipamerkan memang menurun, namun kualitas meningkat. Pada IFFINA 2013, volume produk olahan kayu berbentuk furnitur dan kerajinan mencapai 13.000 m3, namun tahun ini sekitar 9.000 m3.

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan yang membuka pameran mengatakan, peran IFFINA sangat penting untuk mendongkrak penjualan produk olahan kayu Indonesia.

"Pameran seperti ini mempertemukan langsung pembeli dengan produsen sehingga jadi sarana untuk promosi produk kayu Indonesia," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×