kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Asosiasi daur ulang plastik tolak cukai plastik


Selasa, 19 April 2016 / 16:31 WIB
Asosiasi daur ulang plastik tolak cukai plastik


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Wacana cukai plastik terus mendapat respon negatif dari para pelaku industri. Tak cuma produsen dan pengguna plastik, pelaku daur ulang plastik pun menegaskan penolakannya.

Ketua Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI), Christine Halim mengatakan, para anggota forum sepakat plastik bukan sampah dan tidak berdampak ke lingkungan. "Tapi, ini barang berharga yang bisa dimanfaatkan kembali untuk menjadi bisnis baru," tuturnya, Selasa (19/4).

Asal tahu saja, asosiasi yang baru terbentuk pada 2015 ini beranggotakan 130 pelaku daur ulang plastik di seluruh Indonesia.

Christine menyampaikan, para anggota ADUPI cukup berkontribusi dalam memanfaatkan sampah plastik. Bahkan sejauh ini, para anggota ADUPI rata-rata memanfaatkan 400.000 ton plastik untuk didaur ulang dari sekitar 2 juta ton. "Itu belum dari luar luar anggota kami," ujarnya.

Untuk itu, Christine berharap, pemerintah mempertimbangkan kembali rencana pengenaan cukai plastik dengan mengalihkannya melalui dukungan bagi industri daur ulang plastik. Apalagi, ia menyebut, hasil daur ulang plastik tak cuma dijual lokal saja melainkan juga sudah sampai ekspor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×