kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Asperindo: Pengiriman logistik meningkat 30% selama Ramadan


Rabu, 29 Mei 2019 / 17:57 WIB
Asperindo: Pengiriman logistik meningkat 30% selama Ramadan


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) menyatakan demand terhadap jasa pengiriman selalu mengalami peningkatan selama puasa dan Lebaran. Khusus tahun ini, peningkatan demand menanjak 30% ketimbang Ramadan tahun sebelumnya.

Ketua Umum Asperindo Mohamad Feriadi mengatakan, sampai dengan hari ini, pihaknya masih mencatat demand yang cukup signifikan. Asperindo memperkirakan sampai besok masih akan terjadi arus pengiriman yang tinggi dan akan menurun saat libur Lebaran.

“Sampai hari ini, tadi saya cek itu masih ada peningkatan yang tinggi kan ini H-8. Nanti H-7 Lebaran itu puncaknya, baru nanti akan terjadi pelambatan sampai Lebaran dan kembali normal setelah itu,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Rabu (29/5).

Feriadi mengatakan, bahwa asosiasi saat ini memberikan arahan kepada anggotanya untuk menjaga kualitas layanan, sehingga tidak ada keluhan paket pengiriman terhambat karena tingginya permintaan. Namun hal tersebut kembali kepada setiap perusahaan logistik untuk menerapkan strategi pengirimannya masing-masing.

“Kami juga tentu mengingatkan bahwa momen Ramadan ini momen penting, kami harus memberikan customer experience yang baik kepada pelanggan. Dalam rapat pleno, kami sampaikan kepada semua pengurus, anggota dan lainnya untuk menjaga layanan tetap prima,” lanjutnya.

Selama tidak ada kejadian luar biasa, seperti yang terjadi di Jakarta pada tanggal 21 dan 22 Mei 2019 lalu,sejauh ini layanan jasa pengiriman masih cukup prima melayani pelanggan. Oleh karena itu, Feriadi mengatakan tingginya permintaan bukan alasan menurunkan kualitas pelayanan logistik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×