Penulis: Chelsea Anastasia | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) mengandalkan penguatan inovasi produk aftermarket otomotif dan layanan baru untuk memperluas pasar sekaligus mendorong pertumbuhan di tengah momentum penyelenggaraan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Direktur Astra Otoparts Martogi Siahaan, mengatakan bahwa kehadiran perusahaan di ajang ini bertujuan untuk memperkenalkan produk dan layanan yang dihadirkan kepada masyarakat luas, baik untuk lini original equipment manufacturer (OEM) maupun aftermarket.
"Saat ini di Astra Otoparts ada dua jenis pelayanan, yaitu pelayanan ke OEM dan aftermarket. Untuk pelayanan ke OEM, kami tentu berharap dengan adanya GIIAS ini terjadi peningkatan penjualan otomotif di Indonesia, baik kendaraan roda dua maupun roda empat," ujarnya kepada Kontan saat ditemui di GIIAS 2026, Minggu (2/8/2026).
Baca Juga: Kinerja Semester I-2026 Turun, Bumi Resource Minerals (BRMS) Ungkap Penyebabnya
Menurutnya, peningkatan penjualan kendaraan roda empat dan dua yang didongkrak GIIAS, akan turut memberikan efek positif terhadap permintaan komponen dan suku cadang.
Selain itu, pameran otomotif tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk aftermarket perusahaan kepada masyarakat lebih luas.
"Kami ingin mengenalkan kepada masyarakat bahwa Astra Otoparts memproduksi spareparts yang juga dikonsumsi oleh OEM," imbuh Martogi.
Saat ditanya target kontribusi GIIAS 2026 terhadap penjualan tahunan, Martogi menyebut pihaknya tak menargetkan angka spesifik, mengingat perusahaan telah menjadi pemimpin pasar (market leader) untuk baterai kendaraan.
"Kami tidak menargetkan secara spesifik di GIIAS-nya, karena kita mengharapkan bisa sukses, penjualan mobil baru bisa sukses, dan pada akhirnya penjualan spareparts-nya juga bisa lebih tinggi," tuturnya.
Dalam gelaran GIIAS 2026 ini, Astra Otoparts melalui merek GS Astra di GIIAS 2026 meluncurkan EV Auxiliary Battery dan layanan Customer Assistance & Retailer Empowerment atau GS Care.
Martogi bilang, produk dan layanan tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjawab perkembangan kendaraan elektrifikasi sekaligus meningkatkan pengalaman pelanggan.
Untuk diketahui, EV Auxiliary Battery merupakan aki auxiliary yang dirancang untuk mendukung sistem kelistrikan 12 Volt pada kendaraan Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), dan Battery Electric Vehicle (BEV).
Baca Juga: Pasar SUV PHEV Kian Menarik, Produsen Perluas Portofolio Mobil Listrik
Produk ini menawarkan integrasi plug and play sesuai spesifikasi OEM serta kinerja yang disiapkan untuk kebutuhan kendaraan elektrifikasi.
Sementara itu, GS Care merupakan layanan bergerak yang menyediakan pemeriksaan kesehatan aki (battery health check), edukasi sistem kelistrikan kendaraan, konsultasi produk, hingga aktivitas interaktif bagi pengguna kendaraan.
Di tahap awal, Martogi bilang GS Care takan beroperasi di tiga kota, yakni Jakarta, Bandung, dan Batam. Perusahaan menyiapkan tiga unit layanan pada tahap awal sebagai langkah awal sebelum ekspansi ke wilayah lainnya.
"Kami siapkan tiga unit dulu sebagai tahap pertama pada saat GIIAS. Layanannya untuk semua mobil, semua merek, bukan hanya merek baterai maupun merek kendaraan tertentu," jelasnya.
Adapun layanan GS Care ditujukan untuk edukasi dan pemeriksaan kesehatan baterai, sehingga tidak dikenakan biaya.
Melalui kombinasi inovasi produk dan penguatan layanan, Astra Otoparts berharap dapat terus menghadirkan solusi yang lengkap untuk membantu pelanggan menjaga performa kendaraan.
"Kami berharap kedua inovasi ini dapat memberikan pengalaman berkendara yang lebih aman, nyaman, dan tanpa khawatir," tandas Martogi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
