kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45927,64   6,18   0.67%
  • EMAS1.325.000 -1,34%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Astra Property Groundbreaking Arumaya Office Senilai Rp 1 Triliun


Kamis, 12 Oktober 2023 / 18:10 WIB
Astra Property Groundbreaking Arumaya Office Senilai Rp 1 Triliun
Peletakan batu pertama pembangunan gedung perkantoran Arumaya Office oleh?Astra Property di Lebak Bulus, Jakarta Selatan (12/10/2023).


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Grup Astra Property, PT Samadista Karya melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan gedung perkantoran Arumaya Office dengan nilai proyek mencapai Rp 1 triliun dan ditargetkan rampung pada kuartal II-2026.

Presiden Direktur PT Samadista Karya, Frans Surjadi mengatakan, gedung Arumaya Office akan terdiri dari 19 lantai area perkantoran dan total bangunan 23 lantai yang dibangun di komplek terpadu The Arumaya dengan lahan seluas 2,5 hektare.

Arumaya Office yang berlokasi di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan ini akan memiliki total 4 basement, 4 area ritel atau podium. Area kantor akan dibagi menjadi dua zona, yaitu area low zone dan high zone dengan masing-masing luas area sekitar 1.750 meter persegi.

"Nilai proyek ini mencapai Rp 1 triliun dan ditargetkan rampung pada kuartal II-2026," kata Frans dalam acara konferensi pers Groundbreaking Arumaya Office di Jakarta, Kamis (12/10).

Ia menerangkan, pembangunan Arumaya Office sebagai salah satu bentuk upaya Astra Property untuk terus mengembangkan portofolio bisnisnya tidak hanya residensial, namun juga mixed-use yang terintegrasi dengan komersial perkantoran dan ritel pendukung.

Baca Juga: Groundbreaking Astraland di Suvarna Sutera Percepat Pengembangan Kawasan Tangerang

Samadista Karya melakukan groundbreaking pembangunan Arumaya Office yang ditargetkan rampung pada kuartal II-2026.

"Kami menargetkan setelah pembangunan selesai tingkat okupansi mencapai 40% dengan harga sewa akan melihat harga pasar di tahun 2026," ujar Frans.

Sementara itu, Head of Asset Management The Arumaya, Demmy Indranugroho menuturkan, area TB Simatupang dipilih menjadi wilayah pembangunan proyek ini lantaran lokasinya potensial. Ia bilang saat ini rata-rata tingkat okupansi area perkantoran di koridor selatan Jakaraa berada di level 76%.

"Kami melihat peluang yang bagus untuk membangun sebuah kawasan komersial terintegrasi baru di The Arumaya," tutur Demmy.

Selain itu, pemilihanlokasi ini strategis di kawasan bisnis Jakarta Selatan yang dilalui MRT yang terintegrasi hunian apartemen Arumaya Residences, dan suppor6ng lifestyle retail area dalam satu kawasan, sekaligus aksesibilitas yang mudah menuju Central Business District (CBD).

Demmy menambahkan, kawasan ini juga memiliki akses yang ideal dan lokasi yang strategis, mudah dijangkau melalui Jakarta Outer Ring Road (JORR) dan tol Desari (Depok – Antasari).

Baca Juga: Astra Land Groundbreaking Proyek Residensial Ammaia Ecoforest di Cikupa

Arumaya Office juga didukung oleh transportasi publik berupa MRT karena berada di antara 2 stasiun MRT Lebak Bulus dan Fatmawati, yang terintegrasi langsung ke daerah Bundaran HI sebagai Central Business District (CBD).

"Kami optimistis, market office building ke depan akan semakin membaik. Terlebih untuk koridor TB Simatupang, ke depannya tidak banyak supply ruang perkantoran baru, sehingga hal ini dapat mendukung market untuk Arumaya Office," tutup Demmy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×