kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Automechanika Jakarta 2026 Jadi Ajang Perluas Bisnis Komponen Otomotif


Jumat, 18 September 2026 / 19:43 WIB
Automechanika Jakarta 2026 Jadi Ajang Perluas Bisnis Komponen Otomotif
ILUSTRASI. Automechanika (KONTAN/LENI)


Reporter: Leni Wandira | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelaku industri komponen otomotif melihat pasar Indonesia masih menawarkan ruang pertumbuhan bisnis, baik untuk kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE) maupun kendaraan listrik (EV). 

Peluang tersebut turut mendorong pertemuan antara produsen komponen, pemasok, distributor, hingga pemain aftermarket melalui ajang Automechanika Jakarta 2026.

Pameran industri otomotif tersebut akan berlangsung pada 24-27 September 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2. Gelaran perdana Automechanika di Indonesia ini akan diikuti 339 exhibitor dari Indonesia dan mancanegara dengan luas area pameran mencapai 20.800 meter persegi.

General Manager Messe Frankfurt Hong Kong Fiona Chiew mengatakan, Indonesia memiliki posisi penting dalam rantai industri otomotif regional. Karena itu, Automechanika Jakarta diarahkan untuk mempertemukan pelaku industri lokal dengan perusahaan dari berbagai negara.

Baca Juga: Gapmmi Pertahankan Target Pertumbuhan Industri Mamin 6,5% pada 2026

Menurut Fiona, pertemuan tersebut dapat membuka peluang perdagangan, pertukaran pengetahuan, kemitraan, serta kolaborasi antara perusahaan lokal dan internasional.

"Kami menghadirkan peserta pameran dari luar negeri yang memiliki spesialisasi dalam berbagai kategori produk," ujar Fiona dalam Media Briefing AMJKT 2026 di Jakarta, Jumat (18/9).

Salah satu fokus yang dibawa dalam rangkaian kegiatan tersebut adalah penguatan rantai pasok otomotif. Forum kolaborasi rantai pasok akan membahas sejumlah isu, termasuk Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), produksi kendaraan listrik, serta integrasi rantai pasok.

Di tengah transisi teknologi kendaraan, kebutuhan komponen juga semakin beragam. Selain produk untuk kendaraan ICE, pelaku industri mulai menyiapkan komponen dan layanan yang berkaitan dengan kendaraan listrik.

Fiona mengatakan, perkembangan tersebut menjadi salah satu isu yang akan dibahas melalui kegiatan pendukung pameran. Pelaku industri juga akan mendapatkan akses terhadap pelatihan teknis, termasuk terkait keselamatan dan perbaikan kendaraan listrik.

Selain itu, program business matching akan mempertemukan pembeli dari luar negeri dengan pelaku bisnis lokal. Agenda tersebut menjadi salah satu sarana bagi perusahaan Indonesia untuk membuka peluang kerja sama dengan pasar internasional.

Peluang tersebut juga dimanfaatkan Astra Otoparts Group untuk memperluas koneksi bisnis dengan pelaku industri otomotif.

President Director PT Astra Otoparts sekaligus Ketua Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM) Yusak Kristian mengatakan, perusahaan akan melibatkan 25 perusahaan dari berbagai lini bisnis dalam gelaran Automechanika Jakarta 2026.

"Kami melihat Automechanika Jakarta sebagai platform yang sejalan dengan perjalanan dan kapabilitas Astra Otoparts sebagai salah satu pemain di industri komponen otomotif Indonesia," ujar Yusak.

Perusahaan akan membawa lini bisnis yang mencakup komponen mesin, sistem pengereman, suspensi, bearing, baterai, ban, velg, kondensor, serta komponen untuk kebutuhan OEM dan aftermarket.

Sejumlah merek aftermarket yang berada dalam ekosistem Astra Otoparts juga akan hadir, di antaranya Aspira, GS Astra, KYB, Pirelli, Federal, FIM Piston, Akebono, Incoe, Aspira Premio, Aspira Exposio, dan Ulti X.

Menurut Yusak, keikutsertaan Astra Otoparts diarahkan untuk memperluas interaksi dengan pelaku industri, baik dari Indonesia maupun mancanegara. Perusahaan membuka peluang pengembangan bisnis dengan OEM, distributor, supplier, serta pemain aftermarket.

Sementara itu, Automechanika Jakarta 2026 menjadi penyelenggaraan ke-15 Automechanika di dunia dan salah satu agenda di Asia setelah Shanghai, Kuala Lumpur, dan Ho Chi Minh City.

Dengan jumlah peserta yang berasal dari Indonesia dan berbagai negara, pameran tersebut menjadi salah satu kanal bagi pelaku industri untuk melihat perkembangan produk, teknologi, serta peluang kerja sama di pasar komponen otomotif Indonesia.

Baca Juga: Smoking Barrels Raup Cuan dari Tren Mahjong, Revenue Naik hingga 30%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×