kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Autopedia Sukses (ASLC) Optimistis Kinerja Ngebut, Ditopang Penjualan Mobil Bekas


Rabu, 24 Juni 2026 / 16:40 WIB
Autopedia Sukses (ASLC) Optimistis Kinerja Ngebut, Ditopang Penjualan Mobil Bekas
ILUSTRASI. PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) ingin memperkuat posisi di pasar mobil bekas (DOK/ASLC)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) membidik pertumbuhan kinerja positif di sisa tahun 2026 seiring pencapaian pada periode kuartal pertama ini.

Presiden Direktur Autopedia Sukses Lestari Jany Candra mengatakan, peningkatan penjualan pada periode Lebaran ini mampu mendongkrak pendapatan perusahaan. Sehingga per Januari-Maret 2026, penjualan ritel mobil bekas Caroline.id mampu memberikan kontribusi  sebesar 82,7% dari total pendapatan. 

“Keberhasilan dalam penjualan ritel mobil bekas tersebut telah mengantarkan ASLC pada perolehan pendapatan sebesar Rp283,6 miliar di kuartal pertama 2026, atau tumbuh hingga 27,5% YoY dibandingkan dengan kuartal pertama 2025,” ungkap Jany, Rabu (24/6/2026). 

Baca Juga: APBI, Apindo dan Perhapi Dorong Relaksasi Produksi Batubara dalam Revisi RKAB 2026

Ia melanjutkan, kinerja kuartal pertama yang kuat ini memberikan landasan yang kokoh bagi optimisme perusahaan terhadap pertumbuhan lebih lanjut pada kuartal kedua dan ketiga.

Untuk mewujudkan optimisme ini, ASLC tetap berfokus pada strategi terintegrasi, yaitu strategi O2O (Online-to-Offline), sebuah strategi bisnis yang memadukan saluran digital (online) dengan transaksi fisik (offline).

Strategi O2O ini memungkinkan pelanggan untuk memilih beragam produk Caroline.id secara langsung melalui situs web, kemudian memeriksa produk dan melakukan pemesanan di cabang fisik.

“Meningkatnya jumlah customer yang masuk ke website dan mengunjungi cabang-cabang Caroline.id telah menjadi pertanda bahwa strategi O2O memberikan dampak pertumbuhan yang berarti,” tambahnya. 

Selain strategi O2O, ASLC juga tetap berkomitmen untuk memperkuat strategi branding yang terus bertumbuh ke arah yang lebih baik dan bersifat kumulatif. Strategi ini berfokus pada pembangunan ekosistem omnichannel otomotif terintegrasi, yang bertujuan untuk membangun sinergi antar balai lelang, dealer ritel (Caroline.id), dan pegadaian otomotif.

 

Menurut Jany, pertumbuhan yang kumulatif dicapai melalui perluasan jaringan fisik, inovasi digital berbasis data, serta jaminan kualitas pelanggan untuk memperkuat kepercayaan pasar secara berkelanjutan. 

“Sehingga pada akhirnya Perseroan bisa mengoptimalkan kemampuan dalam meraih konsumen,” tutup Jany.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×