kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

B20 berlaku, harga TBS sawit petani masih stagnan


Minggu, 14 Oktober 2018 / 10:59 WIB
ILUSTRASI. Panen kelapa sawit


Reporter: Annisa Maulida | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sudah satu setengah bulan sejak program biodiesel 20% (B20) berlaku pada 1 September 2018. Tapi, harga Tandan Buah Segar (TBS) di tingkat petani kelapa sawit masih belum meningkat.

Menurut Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki), harga TBS di tingkat petani masih sekitar Rp 1.200 per kg untuk yang bermitra sedangkan sekitar Rp 800 per kg untuk yang tidak bermitra.

Kebijakan penggunaan CPO pada bahan bakar solar sedianya diharapkan bisa mendongkrak harga TBS di petani. tapi sampai saat ini harga TBS di tingkat petani masih belum terlihat naik.

Direktur Eksekutif Gapki, Mukti Sardjono menjelaskan, harga TBS tidak mengalami peningkatan karena harga Crude Palm Oil (CPO) dunia masih rendah.

“Sementara stok di Indonesia dan Malaysia sebagai negara produsen terbesar masih tinggi,” lanjutnya kepada Kontan, Sabtu (13/10).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×