kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Bahlil Beberkan Segudang Pekerjaan Rumah untuk Dirut Baru Pertamina


Senin, 04 November 2024 / 16:07 WIB
Bahlil Beberkan Segudang Pekerjaan Rumah untuk Dirut Baru Pertamina
ILUSTRASI. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membeberkan sejumlah pekerjaan rumah untuk Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membeberkan sejumlah pekerjaan rumah untuk Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri.

Simon resmi menjabat sebagai Dirut Pertamina menggantikan Nicke Widyawati per Senin, 4 November 2024.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang minyak dan gas bumi (migas), Bahlil memastikan pihaknya akan melakukan kordinasi dengan Pertamina mengenai rencana kegiatan sektor migas.

Baca Juga: Reformasi Subsidi BBM dan Listrik, Bahlil: Mengerucut ke Skema BLT

"Saya berkepentingan sekali sama Pertamina karena 65% lifting kita dikuasai oleh Pertamina," ungkap Bahlil di Kementerian ESDM, Senin (4/11).

Bahlil menjelaskan, Kementerian ESDM akan berkordinasi dengan Pertamina untuk membahas kegiatan eksplorasi, upaya peningkatan produksi termasuk melalui reaktivasi sumur-umur idle.

Selain itu, Kementerian ESDM turut mengharapkan kontribusi Pertamina untuk implementasi Enhanced Oil Recovery (EOR) pada lapangan-lapangan migas.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengatakan bahwa pengangkatan serta pemberhentian direksi dan komisaris BUMN termasuk Pertamina merupakan kewenangan pemerintah sebagai pemegang saham yang diwakili oleh Menteri BUMN.

“Pergantian kepemimpinan perusahaan merupakan proses normal dan wajar sebagaimana ketentuan yang ada,” ungkap Fadjar dalam keterangan tertulis yang diterima Kontan.co.id, Senin (04/11).

Menurutnya, kehadiran pemimpin baru akan menjadi energi baru untuk memastikan keberlanjutan Pertamina di masa depan. Kepemimpinan direksi sebelumnya akan menjadi landasan kokoh untuk mencapai kemajuan Perusahaan dan mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi nasional.

Baca Juga: Pertimbangkan Konsumsi Masyarakat, Pemerintah Tak Jadi Ubah Skema Subsidi LPG

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×