kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.882   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.995   60,15   0,76%
  • KOMPAS100 1.128   11,02   0,99%
  • LQ45 818   2,35   0,29%
  • ISSI 282   4,49   1,62%
  • IDX30 426   -0,37   -0,09%
  • IDXHIDIV20 512   -3,30   -0,64%
  • IDX80 126   0,89   0,71%
  • IDXV30 139   0,12   0,09%
  • IDXQ30 138   -0,67   -0,48%

Bakrie Telecon masih pertahankan pelanggan Esia


Kamis, 14 Januari 2016 / 11:19 WIB
Bakrie Telecon masih pertahankan pelanggan Esia


Reporter: Pamela Sarnia | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) nampaknya masih belum menyerah dengan produk telekomunikasi Esia. Salah satu lini bisnis Grup Bakrie ini ingin mempertahankan jumlah pelanggan yang ada.

Jastiro Abi, Presiden Direktur Bakrie Telecom mengakui, bila jangkauan layanan Esia sudah mengecil, tinggal Jakarta, Jawa Barat, dan Benten.  Pihaknya sengaja mempertahankan tiga wilayah tersebut lantaran jumlah pelanggan Esia di wilayah ini mencapai lima juta pelanggan.

Makanya, hingga kini, Bakrie Telecom belum berhasrat menghentikan penjualan Esia. Saat ini pihaknya masih terus menjajakan voucer Esia di tiga wilayah tersebut.

Meski begitu, kata Jastiro, Bakrie tidak punya target untuk menambah jumlah pelanggan. Pihaknya hanya berupaya  mempertahankan jumlah pelanggan yang ada.  Ia berharap pelanggan yang tersisa bisa bermigrasi dari teknologi code division multiple access (CDMA) ke 4G LTE. "Kami sedang menyiapkan pasar dan ekosistemnya terlebih dahulu," kata Jastiro ke KONTAN, Rabu (13/1).

Supaya lancar, BTEL bakal meneruskan kerjasama dengan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN). Untuk sementara ia belum dapat memastikan  tenggat waktu pelanggan CDMA Esia mulai bisa mengoperasikan 4G LTE.

Sejak 2014, BTEL menyewa jaringan dari Smartfren demi mempertahankan Esia. Sampai sekarang Smartfren belum menyelesaikan migrasi CDMA ke 4G LTE.

Sambil jalan, BTEl kata Jastiro tahun ini bakal fokus ke dua hal. Pertama, mencoba masuk ke bisnis 4G. Kedua, mengembangkan produk digital melalui aplikasi messenger EsiaTalk lantaran produk CDMA sudah tidak berkembang di Indonesia. 

Saat ini pelanggan Esia Talk ada 200.000 pelanggan. Asal tahu saja, pelanggan Esia di luar Jakarta, Jawa Barat, dan Banten masih bisa memakai nomor Esia lewat Esia Talk tapi tak bisa telepon dan berkirim pesan singkat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×