CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Bali Hai dorong pasar ekspor *)


Selasa, 13 November 2018 / 16:47 WIB
Bali Hai


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - BEKASI. Tak hanya terpaku akan permintaan dalam negeri, produsen bir PT Bali Hai Brewery Indonesia juga mengembangkan produknya ke luar negeri. Manajemen mengatakan, sejak 1995 perseroan ini telah memulai ekspor ke negara tetangga seperti Malaysia dan negara Asia semacam Jepang.

Erwin Ruffin, Marketing Manager PT Bali Hai Brewery Indonesia mengatakan saat ini perseroan telah mengekspor ke lebih dari 20 negara, meliputi Korea Selatan, Rusia dan negara Eropa lainnya. "Bahkan kami juga ekspor ke Afrika dan beberapa kota lain di ujung dunia," ungkapnya saat kunjungan pabrik perseroan berlangsung, Selasa (13/11).

Mengenai berapa porsi dan targetnya, yang jelas kata Erwin peluang ekspor dapat terbuka lebar dan perseroan terus menggenjotnya. Saat ini perusahaan memiliki satu pabrik di kawasan Bekasi, Jawa Barat dengan kapasitas produksi 500.000 hektoliter per tahunnya.

Diproduksi di lahan seluas 3,7 hektare, kontribusi ekspor masih kecil jika dibandingkan dengan pasar domestik. "Namun kamu membuka kesempatan untuk mengeksplorasi, harapannya brand Bali Hai selalu mendapatkan tempat spesial di rumah sendiri dan juga dicari penikmat bir mancanegara," urainya.

Saat ini Bali Hai memiliki empat brand yakni Bali Hai Premium, Draft Beer, El Diablo dan Panther Black. Perseroan mengaku berfokus pada keempat brand tersebut dan belum akan menambah line produk baru.

*) Pada Rabu (14/11), telah dilakukan ralat atas kesalahan penulisan angka pada paragraf ketiga dan keempat. Sebelumnya tertulis 500 juta hektor liter (paragraf tiga) dan 5 hektare (paragraf 4).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×