kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.779   -88,00   -0,49%
  • IDX 6.502   107,46   1,68%
  • KOMPAS100 842   17,11   2,07%
  • LQ45 639   11,27   1,80%
  • ISSI 229   4,24   1,89%
  • IDX30 356   5,32   1,52%
  • IDXHIDIV20 433   5,05   1,18%
  • IDX80 96   1,89   2,00%
  • IDXV30 121   1,43   1,20%
  • IDXQ30 113   1,57   1,41%

Bangun Mega Cold Storage, Pemerintah Buka-Tutup Ekspor Ikan


Senin, 09 November 2009 / 13:50 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri

JAKARTA. Rencana pemerintah membangun mega cold storage bukan hanya untuk menyimpan kelebihan pasokan ikan di dalam negeri. Lebih dari itu, pemerintah juga berniat untuk menata ekspor ikan di tahun 2010. Hal ini ditegaskan oleh Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan DKP Martani Huseini, Senin (9/11).

Ikan-ikan utuh hasil tangkapan dalam negeri bakal diekspor dengan sistem buka tutup. Sehingga, saat pasokan ikan di dalam negeri berlebih, maka simpanan ikan dalam mega cold storage akan dibuka untuk dilemparkan ke luar negeri. Ikan-ikan tersebut akan diekspor dalam bentuk utuh.

Namun, selama pasokan ikan untuk industri pengolahan ikan di dalam negeri kurang, maka pintu ekspor ikan akan ditutup lantaran untuk memenuhi kebutuhan industri pengolahan ikan dalam negeri.

Asal tahu saja, pemerintah melalui DKP berencana membangun mega cool storage untuk hasil penangkapan ikan yang berlebihan alias over supply di dalam negeri. Pembangunan mega cold storage direncanakan di tiga lokas; yaitu Pelabuhan Samudera Bitung, Pelabuhan Samudera Muara Baru dan Pelabuhan Samudera Surabaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×