CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.900   -42,00   -0,23%
  • IDX 6.320   88,07   1,41%
  • KOMPAS100 835   12,40   1,51%
  • LQ45 635   7,53   1,20%
  • ISSI 217   2,63   1,22%
  • IDX30 358   3,17   0,89%
  • IDXHIDIV20 443   2,73   0,62%
  • IDX80 95   1,30   1,38%
  • IDXV30 119   0,58   0,49%
  • IDXQ30 115   0,73   0,64%

Banyak Gerai Hypermarket Sudah Tutup Permanen, Ini Kata Ekonom


Sabtu, 04 Februari 2023 / 10:15 WIB
Banyak Gerai Hypermarket Sudah Tutup Permanen, Ini Kata Ekonom
ILUSTRASI. Banyak Gerai Hypermarket Sudah Tutup Permanen, Ini Kata Ekonom


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Noverius Laoli

Meskipun saat ini e-commerce baru menguasai 7% pasar ritel di Indonesia. 

"Jadi semakin banyak pilihan, persaingan juga semakin kompetitif dan sengit," kata Bima kepada Kontan, Kamis (2/2).

Biaya pengeluaran yang membengkak juga menjadi penyebab hypermarket semakin tertekan.

Sebab pengeluaran biaya operasional tidak sebanding dengan pendapatan yang masuk.

Agar mampu bertahan, Bima mengatakan hypermarket harus memberikan inovasi baik dari segi penjualan maupun permodalan. 

Baca Juga: Aprindo sebut hipermarket masih miliki prospek positif untuk ke depannya

Bima juga mengatakan perusahaan pengelola hypermarket bisa mencoba sistem yang dilakukan perusahaan ritel modern seperti Indomaret dan lainnya.

Dimana ritel modern yang masih eksis ini memiliki gedung yang tidak besar tapi memiliki banyak gerai dan menyebar luar. "Tentunya harus ada pembedanya dengan toko ritel modern lainnya," saran Bhima.

GERAI SWALAYAN GIANT AKAN DITUTUP MASSAL
GERAI SWALAYAN GIANT AKAN DITUTUP MASSAL

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×