kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Bea keluar CPO turun menjadi 9% bulan ini


Rabu, 01 Mei 2013 / 16:18 WIB
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,37% ke 6.675,80 pada Rabu (17/11). IHSG tertolong beberapa saham big cap yang menghijau.


Reporter: Handoyo | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan Harga Patokan ekspor (HPE) minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) bulan Mei sebesar US$ 767 per ton, atau turun 1,6% dibandingkan periode bulan sebelumnya sebesar US$ 780 per ton.

Berdasarkan siaran pers yang diterima KONTAN, penurunan HPE untuk CPO disebabkan melemahnya harga minyak sawit dunia. Berdasarkan data Kemendag, harga referensi untuk menentukan HPE bulan Mei sebesar US$ 838,02 per ton, atau turun 1,59% dari periode bulan sebelumnya US$ 851,39 per ton.

Akibat penurunan harga referensi CPO itu juga mempengaruhi bea keluar (BK) CPO untuk bulan Mei menjadi  9% atau turun dibandingkan bulan April sebesar 10,5%. Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Bayu Krisnamurthi mengatakan, tahun 2013 ini masih menjadi tahun yang berat bagi CPO akibat sisi permintaan yang masih melemah.

Bayu berharap, para pelaku industri bisa menggunakan produk CPO sebagai bahan baku energi. Dengan demikian, melemahnya permintaan CPO internasional tidak akan terlalu berdampak signifikan pada kinerja perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×