kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Beban Pokok Membengkak, Laba Adaro Minerals (ADMR) Turun 19% pada Semester I-2023


Rabu, 23 Agustus 2023 / 05:00 WIB
Beban Pokok Membengkak, Laba Adaro Minerals (ADMR) Turun 19% pada Semester I-2023


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) membukukan penurunan laba bersih sepanjang semester I-2023 akibat beban pokok yang meningkat. 

Emiten pertambangan batubara ini membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 163,51 juta. 

Realisasi laba ini menyusut 19,05% dari laba bersih yang dikumpulkan ADMR pada periode yang sama tahun lalu yang mencapai US$ 202,00 juta.

Alhasil, Laba per saham yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk ADMR menurun menjadi US$ 0,0040 dari sebelumnya US$ 0,0049.

Baca Juga: Volume Produksi Batubara Adaro Energy (ADRO) Naik 19% Selama Semester I

Sejatinya, pendapatan Adaro Minerals masih naik 6% di sepanjang enam bulan 2023, dimana ADMR membukukan pendapatan US$ 463,60 juta dari sebelumnya US$ 435,65 pada enam bulan pertama 2022.

Penjualan batubara kepada pihak berelasi menjadi tulang punggung ADMR dengan kontribusi mencapai US$ 243,8 juta, disusul Penjualan batubara kepada pihak ketiga yakni sebesar US$ 218,63 juta.  

 

ADMR juga membukukan pendapatan dari Jasa lainnya senilai US$ 1,09 juta.

Adapun pelanggan yang memiliki transaksi pendapatan lebih dari 10% dari total pendapatan usaha konsolidasian yakni kepada Adaro International Singapore Pte. Ltd senilai US$ 243,88 juta.

Baca Juga: Adaro Energy Indonesia (ADRO) Bidik Produksi Batubara 64 Juta Ton Hingga Akhir 2023

Hanya saja, sejumlah beban Adaro Minerals turut mendaki. Misalkan, Beban pokok pendapatan yang naik 42% menjadi US$ 210,25 juta dari sebelumnya US$ 148,40 juta. 

Beban usaha bahkan melejit 156% menjadi US$ 35,99 juta dari sebelumnya hanya US$ 14,05 juta. Pun demikian dengan beban keuangan yang naik menjadi US$ 17,12 juta dari sebelumnya US$ 9,49 juta.

Kabar baiknya, Adaro Minerals membukukan keuntungan dari selisih kurs senilai US$ 1,79 juta dari sebelumnya menanggung kerugian US$ 646.478.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×