kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

Beban Puncak Nataru Diproyeksi 46,8 GW, PLN Pegang Cadangan 7,1 GW


Selasa, 16 Desember 2025 / 11:41 WIB
Beban Puncak Nataru Diproyeksi 46,8 GW, PLN Pegang Cadangan 7,1 GW
ILUSTRASI. PLN memproyeksikan beban puncak listrik mencapai 46.808 megawatt (MW), sementara daya mampu pasok berada di level 53.930 MW.


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PLN (Persero) memastikan keamanan pasokan listrik selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). PLN memproyeksikan beban puncak listrik mencapai 46.808 megawatt (MW), sementara daya mampu pasok berada di level 53.930 MW.

Dengan demikian, PLN mengantongi cadangan daya sebesar 7.122 MW atau sekitar 7,1 gigawatt (GW), setara 15,2% dari kebutuhan.

“Pembangkitan kami cukup mempunyai margin yaitu 7 gigawatt,” ujar Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto di Jakarta, Senin (15/12/2025).

Adi menuturkan, kondisi kelistrikan pada hari Natal dan Tahun Baru dipastikan aman dengan cadangan yang memadai. Beban puncak Natal 2025 diproyeksikan tumbuh 6,98% dibandingkan 2024, sedangkan pada periode Tahun Baru diperkirakan turun tipis 0,25%.

Baca Juga: Penjualan Ritel Suzuki Indomobil (SIS) Naik 3% di November 2025

Rata-rata hari operasional pembangkit (HOP) tercatat mencapai 22 hari. Menurut Adi, kondisi tersebut mencukupi untuk menopang masa siaga kelistrikan hingga 5 Januari 2026.

Di sisi lain, PLN juga mengantisipasi lonjakan pemudik pengguna kendaraan listrik seiring pertumbuhan populasi electric vehicle (EV). Pada 2025, jumlah kendaraan listrik di Indonesia mencapai sekitar 150.000 unit, melonjak dari sekitar 65.000 unit pada tahun sebelumnya.

PLN memproyeksikan jumlah pemudik pengguna EV pada Nataru tahun ini mencapai sekitar 26.000 orang, hampir tiga kali lipat dari realisasi tahun lalu sebanyak 12.183 pemudik. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, PLN menambah jumlah stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di sepanjang jalan tol hingga tiga kali lipat.

“Tahun lalu jumlah SPKLU di jalan tol sekitar 500 unit, sekarang kami tingkatkan menjadi lebih dari 1.500 unit, tepatnya 1.515 SPKLU,” kata Adi.

Baca Juga: Industri Tempe Tahu Masih Bergantung Impor, Gakoptindo Minta Segmentasi Pasar Kedelai

Penambahan SPKLU dilakukan di seluruh ruas tol utama, baik di Sumatra maupun Jawa hingga Probolinggo. Saat ini, setiap rest area telah dilengkapi SPKLU sehingga pemudik pengguna kendaraan listrik tidak perlu khawatir kehabisan daya selama perjalanan jarak jauh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×