kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Bebas Recall, GM Rilis Captiva Prime


Selasa, 23 Maret 2010 / 10:19 WIB
Bebas Recall, GM Rilis Captiva Prime


Sumber: Kontan | Editor: Test Test

JAKARTA. Agresivitas PT General Motor AutoWorld Indonesia (GMAI) seolah meminggirkan isu recall yang belakangan menyerempet produknya. Senin (22/3) kemarin, agen tunggal pemegang merek Chevrolet di Indonesia ini menggelar pre-launching Chevrolet Captiva Prime.

Mobil Chevrolet Captiva Prime merupakan varian edisi terbatas atau limited edition Captiva yang hanya diproduksi 50 unit oleh PT GMAI. Layaknya varian limited edition lain, Captiva Prime memperoleh sentuhan ekstra, baik di eksterior maupun interior, untuk menunjang fungsi dan penampilannya sebagai mobil sport utility vehicle (SUV).

"Kami melansir Chevrolet Captiva Prime khusus dalam jumlah terbatas untuk lebih menggairahkan pasar dan menjadikan pemiliknya tampil eksklusif dengan kelengkapan aksesori yang artistik namun fungsional," kata Direktur Marketing dan PR PT GMAI, Debora Amelia Santosa, Senin kemarin (22/3).

Captiva Prime hanya akan ditawarkan dalam dua warna hitam dan silver. Soalnya, selama ini, penjualan Captiva terbanyak memang didominasi oleh mobil warna hitam dan silver dengan komposisi masing-masing 35%.

Banderol Captiva Prime ini Rp 340 juta on the road DKI Jakarta. Sebagai pembanding, Captiva diesel VCDi 2.0 (Front Wheel Drive) biasanya dijual seharga Rp 315 juta.

Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) penjualan Captiva pada Januari dan Februari 2010 masing-masing sebanyak 174 dan 184 unit. Artinya Captiva memang menjadi penyumbang terbesar penjualan Chevrolet yang pada Januari berjumlah 225 unit dan Februari 256 unit.

Sementara itu, terkait beredarnya kabar recall varian Captiva di sejumlah negara, Managing Director PT GMAI, Mukiat Sutikno mengaku tak khawatir kabar itu bakal mempengaruhi pasar Chevrolet, termasuk Captiva Prime, di Indonesia "Produk yang beredar di Indonesia berbeda dengan Captiva yang beredar di Korea dan mengalami recall belum lama ini," kata Mukiat.

PR & Corporate Communications Manager GMAI, Kiki Fajar menambahkan, Captiva yang ditarik oleh GM Daewoo Auto and Technology hanya diproduksi di Korea Selatan. "Sedangkan Captiva yang beredar di Indonesia didatangkan dari pabrik di Thailand," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×