kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Begini kata pengamat cara berbisnis rumah seken


Jumat, 30 November 2018 / 19:43 WIB
Begini kata pengamat cara berbisnis rumah seken
ILUSTRASI. Ilustrasi penjualan rumah seken


Reporter: Denita BR Matondang | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Salah satu peluang bisnis yang menarik untuk digarap saat ini adalah bisnis rumah seken. Pasalnya, harga rumah seken terkoreksi hingga mencapai 20%.

CEO Indonesia Property Watch Ali mengatakan, hal yang pertama. yang harus ditentukan seorang agen menggarap pasar ini adalah menentukan sasaran segmentasi. Apakah rumah seken ini diperuntukkan bagi konsumen kelas atas, menengah atau bawah.

Kedua, carilah lokasi rumah seken yang terdekat dengan segmen. Biasanya, konsumen lebih tertarik untuk membeli rumah seken yang tidak jauh dari lokasi tempat tinggal asalnya. Apalagi, konsumen sudah nyaman dengan lingkungan asalnya. “Biasanya sih yang membeli rumah itu 70% dari lingkungkan sekitarnya dengan radius 1 sampai 1,5 km,” Kata Ali saat dihubungi Kontan.co.id, Jumat (30/11)

Agen juga perlu mengetahui perkembangan harga pasar pada segmen yang telah ditentukan. Dengan demikian, mempermudah agen untuk memutuskan produk yang akan dijual. Bila perlu, agen juga sebaiknya memoles atau memperbaiki rumah seken untuk memikat daya jual.“Harganya juga bisa semakin naik dan bersaing,” ujar Ali

Selanjutnya, para agen disarankan untuk menjaga kepercayaan bagi penjual atau calon pembeli. Bila perlu, agen juga berperan sebagai konsultan bagi pembeli. Misalnya, mengurus proses mediasi, administrasi bank, dan lain sebagainya. “Tidak hanya menawarkan rumah itu yaa. Pokoknya pembeli tinggal terima beres,” kata Ali

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×