kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Berdikari siap penuhi permintaan peternak unggas


Kamis, 07 September 2017 / 18:06 WIB


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - Peternak unggas meminta pemerintah serius menjadikan PT Berdikari (Persero) sebagai holding peternakan unggas. Menurut Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Indonesia, Singgih Januratmoko, hal ini dapat menstabilkan harga ayam di tingkat peternak yang sedang berada di bawah harga pembelian pemerintah (HPP).

Menanggapi hal ini, Direktur Utama PT Berdikari, Eko Taufik Wibowo mengungkap, pihaknya siap bila peternak menginginkan hal tersebut. Apalagi, Eko berpendapat, masuknya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam bisnis perunggasan dapat membantu tujuan pemerintah dalam menstabilkan harga. "Kami siap dan memang itu tugas dan fungsi BUMN sebagai bagian dari agent of development," tutur Eko kepada KONTAN, Kamis (7/9).

Berdasarkan penuturan Eko, sudah terdapat surat persetujuan prinsip yang dikeluarkan oleh kementerian pertanian (Kemtan). Selanjutnya, Berdikari akan menindaklanjuti realisasi dan kelengkapan feasibility study (FS).

Eko menambahkan, kuota bibit indukan ayam alias grandparent stock (GPS) 35.000 ayam yang diajukan kepada Kemtan sudah disetujui. Hanya saja untuk implementasinya dibutuhkan beberapa tahapan terlebih dahulu. "Paling cepat realisasi awal sekitar dua bulan ke depan," tuturnya.

Menurutnya hal ini disebabkan oleh penyusunan FS diikuti dengan kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, dan kelengkapan perizinan lainnya, termasuk penyediaan modal kerja Berdikari. "Bulan ini belum bisa proses produksi. Proses produksi diperkirakan akan dimulai pada November," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×