kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Berdikari siap penuhi permintaan peternak unggas


Kamis, 07 September 2017 / 18:06 WIB
Berdikari siap penuhi permintaan peternak unggas


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - Peternak unggas meminta pemerintah serius menjadikan PT Berdikari (Persero) sebagai holding peternakan unggas. Menurut Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Indonesia, Singgih Januratmoko, hal ini dapat menstabilkan harga ayam di tingkat peternak yang sedang berada di bawah harga pembelian pemerintah (HPP).

Menanggapi hal ini, Direktur Utama PT Berdikari, Eko Taufik Wibowo mengungkap, pihaknya siap bila peternak menginginkan hal tersebut. Apalagi, Eko berpendapat, masuknya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam bisnis perunggasan dapat membantu tujuan pemerintah dalam menstabilkan harga. "Kami siap dan memang itu tugas dan fungsi BUMN sebagai bagian dari agent of development," tutur Eko kepada KONTAN, Kamis (7/9).

Berdasarkan penuturan Eko, sudah terdapat surat persetujuan prinsip yang dikeluarkan oleh kementerian pertanian (Kemtan). Selanjutnya, Berdikari akan menindaklanjuti realisasi dan kelengkapan feasibility study (FS).

Eko menambahkan, kuota bibit indukan ayam alias grandparent stock (GPS) 35.000 ayam yang diajukan kepada Kemtan sudah disetujui. Hanya saja untuk implementasinya dibutuhkan beberapa tahapan terlebih dahulu. "Paling cepat realisasi awal sekitar dua bulan ke depan," tuturnya.

Menurutnya hal ini disebabkan oleh penyusunan FS diikuti dengan kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, dan kelengkapan perizinan lainnya, termasuk penyediaan modal kerja Berdikari. "Bulan ini belum bisa proses produksi. Proses produksi diperkirakan akan dimulai pada November," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×