kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Berharap harga barang dan angkutan ikut turun


Rabu, 30 Maret 2016 / 23:32 WIB
Berharap harga barang dan angkutan ikut turun

Berita Terkait

Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pasca penetapan penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), pemerintah berharap biaya transportasi dan harga barang juga ikut turun. Apalagi menurut Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sujatmiko, harga BBM mulai 1 April 2016 di Indonesia menjadi nomor 16 termurah dari 173 negara di dunia.

Bahkan harga BBM di Indonesia per 1 April nanti berada di urutan nomor 3 termurah dari 10 negara anggota ASEAN."Dengan begitu diharapkan daya beli masyarakat bisa meningkat,"ujar Sujatmiko dalam siaran pers Kementerian ESDM pada Rabu (30/3).


Pemerintah pun saat ini telah menetapkan penurunan harga BBM jenis solar subsidi dan premium sebesar Rp 500 per liter. Penurunan itu berdasarkan parameter harga referensi minyak periode 3 bulan terakhir untuk Mogas 92 dan Gasoil, proyeksi harga referensi minyak periode 3 (tiga) bulan ke depan, dan rata-rata nilai tukar (kurs) Rupiah terhadap Dolar AS periode 3 bulan terakhir.

Ditambah dengan biaya penyimpanan, biaya distribusi BBM untuk menjangkau seluruh wilayah NKRI, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), dan marjin SPBU sebagai badan usaha penyalur.

Maka terhitung mulai tanggal 1 April 2016 pukul 00.00 WIB, harga BBM Khusus Penugasan jenis Bensin Premium RON 88 di Wilayah Penugasan Luar Jawa-Madura-Bali dan harga BBM jenis Minyak Solar Subsidi dengan rincian sebagai berikut:

No .    Komoditi   Harga Lama  (Rp/Liter) Harga Baru  (Rp/Liter)
Minyak Tanah        2.500  2.500
Minyak Solar Subsidi    5.650  5.150
Bensin Premium RON 88 Penugasan Luar Jawa-Madura-Bali   6.950  6.450
     

 




TERBARU

Close [X]
×