kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

Berlakukan protokol covid-19, PLTGU Jawa-1 tetap beroperasi di tengah PSBB Karawang


Senin, 11 Mei 2020 / 15:05 WIB
ILUSTRASI. Progres PLTGU Jawa 1 mencapai 30%


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

Proyek Independent Power Plant (IPP) Jawa-1 merupakan proyek yang mengintegrasikan fasilitas gas dengan proyek pembangkit listrik yang terdiri dari PLTGU 1.760 MW, Floating Storage Regasification Unit (FSRU), pipa gas antara PLTGU dengan FSRU, dan jalur transmisi yang menyambungkan PLTGU dengan titik interkoneksi. Listrik yang dihasilkan PLTGU Jawa-1 akan disalurkan ke PLN selama 25 tahun ke sistem kelistrikan Jawa-Bali.

Progres konstruksi

Proyek PLTGU Jawa-1 ini memiliki tiga area kerja proyek di Jawa Barat. Ketiga lokasi tersebut berada di Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Subang.

Proyek pembangunan PLTGU Jawa-1 ini dimulai medio Desember 2018 lalu dan ditargetkan selesai pada September 2021. "Hingga akhir April kemarin, progres konstruksi sudah berada di kisaran 71%," kata Tig.

Proyek ini menelan investasi hingga Rp 26 triliun (US$ 1,8 miliar). Pengerjaan PLTGU Jawa 1 dilakukan oleh PT Jawa Satu Power.

Jawa Satu Power merupakan perusahaan konsorsium dari PT Pertamina Power Indonesia (PPI) - anak perusahaan dari PT Pertamina (Persero) yang sekaligus menjadi leader konsorsium, serta dua perusahaan asal Jepang yakni Marubeni Corporation dan Sojitz Corporation.

Pembangkit yang merupakan bagian dari Program 35 ribu Megawatt (MW) ini diharapkan bisa menambah pasokan listrik untuk 11 juta pelanggan. Pasokan akan disalurkan melalui jaringan listrik nasional Jawa-Bali milik PLN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×