kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Big Daddy: Konser Lady Gaga tidak batal


Selasa, 15 Mei 2012 / 20:19 WIB
ILUSTRASI. Pergerakan saham Bursa Efek Indonesia.


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. PT Java Prima Kreasi menegaskan konser Lady Gaga tidak dibatalkan. Promotor musik yang lebih dikenal sebagai Big Daddy ini menyebutkan jika saat ini masih dalam proses penyelenggaraan. "Saat ini belum ada pembatalan, masih on going proses. Kalau nanti ada perubahan kami akan informasikan," kata Presiden Direktur Java Prima Kreasi Michael Rusli saat dihubungi Selasa (15/5) malam.

Lebih lanjut Michael menyebutkan jika saat ini pihaknya masih dalam proses panjang. Pihak promotor masih harus bertemu dengan berbagai pihak. Sebab, setiap konser harus mengikuti aturan-aturan yang berlaku. "Sekarang proses dulu saja. Kalau sedang proses dan nanti ada hambatan, dan membuat acara tidak tercapai pastinya ada kerugian," ungkapnya.

Namun jika terjadi pembatalan konser, Michael belum memperkirakan berapa kerugian yang akan ditanggung perusahaannya. Semakin dekat acara dengan pembatalan maka kerugian pun semakin banyak. "Kami harus bicara kerugian itu bukan hanya dari kami saja. tapi dari kontrak, artis, manajemen, juga akan terkena kerugian," ujar Michael.

Seperti diketahui, Polda Metro Jaya merekomendasikan kepada Mabes Polri, selaku pemberi izin konser Lady Gaga agar membatalkan acara yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada 3 Juni 2012 mendatang. Banyaknya pihak yang menentang keras penyanyi asal Amerika itu menjadi alasan polda menolak konser bertajuk "The Born This Way Ball" tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×