kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Bisnis 70% agen pengirim TKI sekarat


Selasa, 25 Januari 2011 / 17:30 WIB


Reporter: Veri Nurhansyah Tragistina |

JAKARTA. Memasuki tahun kelinci ini, keberuntungan rupa-rupanya menjauhi industri agen pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri. Yunus Siamani, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Jasa Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (Himsataki) mengatakan jumlah pengiriman TKI khususnya ke Arab Saudi menurun sebesar 70% sejak bulan November-Desember 2010.

Saat ini, pengiriman TKI hanya sekitar 4.500-6000 TKI per bulannya. "Padahal biasanya ada sekitar 15.000-20.000 TKI yang dikirim ke sana setiap bulan," kata Yunus, kepada KONTAN, (25/1).

Kondisi tersebut membuat pengusaha agen pengiriman kian tercekik. Yunus bilang pemasukan perusahaan pengiriman rata-rata ikut menukik turun hingga 70%.

Akibatnya, banyak perusahaan yang terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawannya. Banyak juga di antara perusahaan tersebut yang bangkrut. Dari 70 anggota Himsataki, setidaknya hanya 30% saja yang masih bisa beraktivitas, sisanya sudah sekarat. "Kita tidak mampu lagi menutupi biaya yang dibutuhkan," keluh Yunus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×