kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Bisnis CPO diprediksi mengkilap, rupiah menguat


Rabu, 19 Februari 2014 / 18:59 WIB
Bisnis CPO diprediksi mengkilap, rupiah menguat
ILUSTRASI. Foto udara memperlihatkan pembangunan kompleks perumahan di Depok, Jawa Barat, Rabu (18/5/2022). (KONTAN/Baihaki)


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Prospek bisnis Crude Palm Oil (CPO) diprediksi tetap baik sampai akhir tahun dan akan memberikan kontribusi pada penguatan nilai tukar rupiah.

Pengamat ekonomi Faisal Basri mengatakan harga CPO masih bagus sampai akhir tahun. Menurutnya tak hanya CPO, namun juga beberapa komoditi lain.

"Indonesia produsen dan pemasok utama CPO dunia. Sebagian CPO Indonesia tidak dijual keluar negeri, tetapi dijadikan biodiesel," kata Faisal di Wisma Nusantara, Rabu (18/2).

"Jelas CPO ini prospeknya bagus. Batubara juga bagus. Ekspor kita akan naik lumayan signifikan," tambah mantan calon Gubernur DKI tersebut.

Faisal menambahkan, kenaikan ekspor tentunya akan berdampak pada nilai tukar rupiah. "Ini memberikan kontribusi lumayan untuk penguatan rupiah," katanya. (Danang Setiaji Prabowo)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×