kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.032   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

Bisnis K-Vision mengandalkan siaran Piala Dunia


Rabu, 10 Januari 2018 / 19:06 WIB


Reporter: Klaudia Molasiarani | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan televisi satelit prabayar di Indonesia, K-Vision resmi menjadi Licensed Satellite Broadcaster Piala Dunia 2018 yang akan digelar di Rusia. Dari situ  K-Vision ingin membidik jumlah jumlah pelanggan hingga 2 juta pada tahun 2018.

Yohanes Yudistira, Direktur K - Vision mengatakan, masyarakat Indonesia sangat menggemari sepak bola sehingga dengan lisensi yang didapat tersebut, pihaknya berpeluang untuk meningkatkan kinerja bisnis. Adapun, K-Vision menetapkan harga promo bagi pelanggan yang ingin menikmati channel piala dunia seharga Rp 880.000.

Dengan harga tersebut, pelanggan bisa menikmati akses ke semua saluran, termasuk saluran unggulan dari K-Vision yang terhitung sejak aktivasi paket hingga 31 Juli 2018. Pelanggan juga bisa mendapatkan saluran khusus Piala Dunia 2018 Rusia pada bulan Juni - Juli nanti.

"Mayoritas masyarakat Indonesia di pedesaan tidak bisa menonton dengan jaringan UHF, satu - satunya harus pakai parabola. Sehingga kami optimis dapat mendongkrak jumlah pemirsa Indonesia yang menyaksikan Piala Dunia 2018," ujar pria yang akrab disapa Yo di Jakarta, Rabu (10/1).

Hingga saat ini, lanjut Yohanes, jumlah pelanggan K-Vision sudah mencapai 700.000 pelanggan dengan persentase 70% merupakan pelanggan di daerah rural. 

Dana untuk mendapatkan lisensi tersebut tidak murah. Dana tidak sepenuhnya berasal dari kantong K-Vision, melainkan dari beberapa mitra K-Vision. Sebelumnya, K-Vision juga pernah mendapatkan lisensi untuk menayangkan Piala Dunia Brasil pada tahun 2014. Pada saat itu, jumlah pelanggan K-Vision melonjak hanya ketika momen Piala Dunia berlangsung, yakni sekitar 200.000an pelanggan. "Tetapi pasca piala dunia, kondisi tersebut tidak terawat sehingga jumlah pelanggan tidak mencapai 10% lagi," katanya.

Berkaca dari pengalaman tersebut, pihaknya bakal menyiapkan konten yang menarik sebelum piala dunia dimulai. Sehingga, ketika momen piala dunia selesai, loyalitas pelanggan K-Vision tetap terjaga dengan harga yang murah. Di luar harga promo, harga On Channel K-Vision dibanderol Rp 150.000-an per bulan. Sebagai gambaran, K-Vision memiliki beberapa saluran seperti paket On Channel, Olahraga, Anak, dan Keluarga. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×