kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Bisnis moncer, JNE targetkan pendapatan naik 35%


Rabu, 08 Januari 2020 / 18:56 WIB
ILUSTRASI. Pekerja membungkus paket kiriman milik pelanggan di perusahaan jasa pengiriman JNE Express


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) targetkan pertumbuhan pendapatan tahun ini di atas 35%. Pertumbuhan ini lebih rendah ketimbang target pertumbuhan di tahun lalu yang ada di kisaran 36%-37%.

"Kalau ditarik pertumbuhan tahunan selama hampir 5 tahun ini, kami tumbuh di atas 30%. Padahal persaingan di bisnis semakin ketat," kata VP Marketing JNE Ekspress Eri Palgunadi kepada Kontan.co.id, Selasa (7/1).

Persaingan industri logistik memang semakin ketat. Terlihat hampir semua perusahaan logistik telah berbasis digital. "Persaingan semakin ketat tapi kami masih tumbuh saja sampai sekarang dengan karyawan saat ini 22.000 orang kalau di tambah agen sekitar 50.000 orang," tambah Eri.

Baca Juga: JNE mengaku kena dampak banjir Jabodetabek

Mengenai strateginya di tahun ini, Eri bilang, secara teori bisnis logistik sebenarnya tinggal memperluas channel. Selain itu perlu bagaimana bicara produksi pemasaran dan yang paling terakhir SDM yang menurutnya gampang-gampang susah karena bagaimana nilai-nilai spiritual perusahaan itu sampai kepada karyawan.

Selain itu, inovasinya adalah dengan memperbesar kapasitas IT, inovasi lainnya yang dibuat oleh JNE dengan membangun megahub 40 hektar. Nantinya, fasilitas yang akan selesai pada kuartal I-2020 diharapkan mampu mengurangi tingkat kesalahan dan mempercepat sortir barang sehingga waktu pengiriman hingga ke konsumen semakin cepat.

Kemudian pemasaran lewat produk, seperti UKM. Untuk prosesnya pihaknya mempunyai My JNE. "Karena pada akhirnya kalau mau bertahan harus berinovasi," ujar Eri

Baca Juga: Minimalisir kerugian, JNE dan Lion Parcel hindari area tertentu

Secara rinci disebutkan untuk jaringan JNE sendiri pihaknya memiliki 7.000 jaringan di seluruh Indonesia. Kemudian, dari sisi armada, khususnya roda empat pihaknya memiliki sebanyak 4.000 unit. 

Penambahan sarana dan prasarana itu sendiri juga lantaran bertumbuhnya volume pengiriman barang per hari. Dia memaparkan saat ini per harinya JNE mengirimkan sebanyak lebih dari 1,3 sampai 1,4 juta se Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×