kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.147   50,00   0,28%
  • IDX 5.373   -66,16   -1,22%
  • KOMPAS100 696   -6,74   -0,96%
  • LQ45 542   -4,89   -0,89%
  • ISSI 183   -3,13   -1,68%
  • IDX30 304   -2,05   -0,67%
  • IDXHIDIV20 401   -1,94   -0,48%
  • IDX80 80   -0,68   -0,84%
  • IDXV30 111   -0,79   -0,70%
  • IDXQ30 101   -0,36   -0,35%

BKPM Optimistis Pasokan Listrik Mandiri Data Center Buka Peluang Investasi Baru


Senin, 26 Oktober 2026 / 21:42 WIB
Diperbarui Senin, 26 Oktober 2026 / 21:46 WIB
BKPM Optimistis Pasokan Listrik Mandiri Data Center Buka Peluang Investasi Baru
ILUSTRASI. ASIA-DATACENTRES/ (REUTERS/Francis Mascarenhas)


Penulis: Chelsea Anastasia, Chelsea Anastasia | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menilai arahan Danantara agar investor data center berskala besar menyiapkan pasokan listrik mandiri berpotensi membuka peluang investasi baru, alih-alih menghambat masuknya investor ke Indonesia.

Sebelumnya, Danantara memberikan arahan agar investor data center dengan kebutuhan listrik di atas 500 megawatt (MW) menyiapkan pasokan energi sendiri.

Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM, Nurul Ichwan mengatakan, kepastian pasokan listrik dan air menjadi salah satu pertimbangan investor sebelum memutuskan berinvestasi di suatu negara. Pasalnya, operasional data center, terutama yang mendukung teknologi artificial intelligence (AI), membutuhkan pasokan energi dan air dalam jumlah besar.

Baca Juga: Perluas Pasar dan Daya Saing, UMKM Didorong Perkuat Pemasaran Digital

"Karena bagi data center sendiri itu, ketika dia ingin masuk ke dalam suatu negara, pasti dia ingin mendapatkan informasi tentang kepastian jaminan suplai atau ketersediaan dari listrik dan juga air," katanya kepada Kontan, Senin (26/10/2026) malam.

Menurut Ichwan, informasi mengenai kapasitas pasokan listrik yang tersedia dapat membantu investor memperhitungkan kebutuhan energinya sejak awal. Jika pasokan yang tersedia belum mencukupi, investor dapat mencari mitra untuk ikut menyediakan pasokan listrik.

"Karena (kebutuhan) suplainya juga besar juga. Sehingga, kalaupun misalnya di awal dia sudah mendapatkan informasi, 'Oh, kapasitas yang masih kami bisa siapkan listriknya sebesar berapa,' dan menurut mereka ini kurang bisa mencukupi, justru dia bisa menarik partner investornya dia untuk bisa menyiapkan suplai listriknya," terangnya.

Ichwan menilai, arahan Danantara tersebut kemungkinan didasari antisipasi terhadap besarnya potensi investasi data center yang masuk ke Indonesia. Pemerintah perlu memastikan ketersediaan listrik seiring meningkatnya minat investor terhadap sektor tersebut.

"Jangan sampai nanti yang berminatnya banyak, kemudian mereka datang pada saat yang relatively hampir bersamaan, kemudian pasokan/suplai listrik kita enggak mencukupi," imbuhnya.

Meski demikian, Ichwan memperkirakan penyediaan listrik secara mandiri diperlukan apabila kapasitas pasokan dari PT PLN tidak lagi mencukupi kebutuhan data center. Selama kapasitas PLN masih tersedia, ia menilai perusahaan setrum pelat merah tersebut tetap dapat memasok kebutuhan listrik investor.

"Dalam dugaan saya, (kebijakan) ini hanya ketika PLN katakanlah tidak mencukupi lagi suplainya untuk data center tersebut. Nah, selama PLN masih punya kapasitasnya, pasti PLN akan menyuplai ke kebutuhan mereka," ujar Ichwan.

Baca Juga: Kemenhub Tak Beri Pengecualian Truk Sumbu 3 Pengangkut AMDK Saat Nataru

Ia menambahkan, arahan tersebut masih perlu dibahas lebih lanjut. Hingga saat ini, menurutnya, belum ada pembahasan lebih rinci terkait regulasi untuk mengatur pelaksanaan ini.

"Sehingga nanti kalau pun misalnya itu terjadi, pasti saya yakin akan ada regulasi yang akan dipersiapkan. Hanya, sejauh ini saya belum belum mendengar bahwa kita sudah membahas lebih lanjut terkait dengan itu," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×