kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

BKPM percepat proses investasi di Bangka Belitung


Minggu, 28 Juni 2015 / 15:08 WIB


Reporter: David Oliver Purba | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bergerak cepat untuk memulai investasi di daerah Bangka Belitung dengan mengadakan pertemuan dengan Bupati Belitung Sahani Saleh Sabtu (27/6) kemarin.

Hal ini disampaikan Kepala BKMP Franky Sibarani dalam siaran resmi yang diterima KONTAN.

Franky menjelaskan, pertemuan itu untuk membahas potensi wilayah Belitung yang rencananya akan dipromosikan kepada calon investor untuk menarik minat investasi di Belitung.

Selain itu, pertemuan ini juga membahas tentang rencana pengembangan kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN), pengembangan investasi dikawasan industri belitung serta dukungan infrastruktur di Belitung.

"Pembahasan lainnya yakni tentang kesiapan BKPM dan pelayanan perizinan terpadu serta terkait isu keamanan," jelas Franky.

Menurut data BKPM, realisasi penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) di Bangka Belitung terhitung sejak tahun 2012-2014 semakin meningkat. Di tahun 2012, realisasi investasi tercatat sebesar Rp 1,06 triliun, tahun 2013 Rp 1,67 triliun, dan tahun 2014 sebesar Rp 1,73 triliun.

Hingga tahun 2019, ada 33 rencana pembangunan infrastruktur di Bangka Belitung yaitu 6 proyek sektor tenaga listrikan, 2 proyek sektor perhubungan udara, 5 proyek sektor ASDP, 2 proyek sektor telekonmunikasi dan informatika, 2 proyek sektor sumber daya air, 6 proyek sektor jalan, serta 10 proyek sektor perhubungan laut. Selain itu, kawasan Tanjung Kelayang di provinsi ini juga termasuk dalam pengembangan KSPN dan akan diusulkan ke Kementrian Pariwisata menjadi salah satu dari sepuluh Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×