Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan kesiapan operasional proyek strategis nasional pipa gas bumi transmisi Cirebon–Semarang (Cisem) Tahap II yang kini memasuki tahap akhir pembangunan.
Infrastruktur sepanjang 245 kilometer ini diharapkan menjadi penghubung utama jaringan gas bumi lintas Jawa sekaligus menopang agenda hilirisasi industri nasional.
Komite BPH Migas Fathul Nugroho meninjau langsung progres pembangunan pipa gas Cisem Tahap II di wilayah Indramayu, Jawa Barat. Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target serta kesiapan infrastruktur menjelang tahap pengoperasian.
"Kami memastikan pembangunan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Infrastruktur ini sangat krusial untuk menciptakan integrasi jaringan pipa gas bumi yang terhubung dari Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jawa Barat," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (28/1/2026).
Baca Juga: Sistem Pangan RI Timbulkan Beban Tersembunyi Mencapai Rp 9.334,5 Triliun
Fathul menekankan, selain penyelesaian fisik proyek, percepatan aspek perizinan dan penetapan tarif pengangkutan gas bumi menjadi faktor krusial agar pengoperasian pipa dapat berjalan beriringan dengan rampungnya pembangunan. Harmonisasi regulasi dibutuhkan agar pemanfaatan gas bumi oleh industri dapat segera optimal.
Pipa gas Cisem Tahap II dirancang untuk memasok gas ke sejumlah konsumen utama, antara lain Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Kilang Minyak Balongan, serta industri Pupuk Kujang.
Keberadaan infrastruktur ini diharapkan meningkatkan keandalan pasokan gas bumi bagi sektor industri, energi, dan manufaktur di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Pembangunan Cisem Tahap II telah mencatatkan tonggak penting dengan dilaksanakannya pengelasan pertama (first welding) oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Pemerintah menargetkan proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur energi nasional.
Sebagai informasi tambahan, Pipa Gas Cisem II memiliki nilai investasi senilai Rp 2,8 triliun dan didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Progres fisik proyek pipa yang membentang dari Jawa Tengah ke Jawa Barat yakni Batang-Cirebon-Kadang Haur Timur itu diperkirakan selesai pada Maret 2026.
Baca Juga: Pengetatan Tata Kelola Tambang Indonesia Pengaruhi Harga Timah Global
Selanjutnya: BNI Targetkan KPR Tumbuh 13% Tahun 2026
Menarik Dibaca: IHSG Anjlok, Ini Saham-saham Paling Banyak Dijual Asing di Sesi I (28/1)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













