kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.015   52,00   0,29%
  • IDX 5.774   78,50   1,38%
  • KOMPAS100 749   13,86   1,89%
  • LQ45 569   11,92   2,14%
  • ISSI 200   1,33   0,67%
  • IDX30 322   6,75   2,14%
  • IDXHIDIV20 397   7,89   2,03%
  • IDX80 85   1,63   1,95%
  • IDXV30 108   1,54   1,45%
  • IDXQ30 104   1,82   1,78%

BPH Migas proyek pipa Cirebon-Semarang tiap pekan


Kamis, 21 September 2017 / 14:15 WIB


Reporter: Febrina Ratna Iskana | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Demi menuntaskan pembangunan proyek pipa gas ruas Cirebon-Semarang yang tidak berjalan selama 11 tahun, Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas pun berencana untuk melakukan pengawasan khusus.

Kepala BPH Migas, M. Fanshurullah Asa bilang BPH akan mengawasi setiap minggu kemajuan dan komitmen PT Rekayaaa Industri (Rekind) selaku pemenang proyek tersebut.

Fanshurullah bahkan menyebut BPH Migas akan menunjuk konsultan agar Rekind benar-benar membangun proyek pipa gas Cirebon-Semarang tersebut.

"BPH Migas akan menunjuk Project Management Consultan (PMC) yg akan mengawasi day to day progress Rekin mulai tahap FS( Feasibility Study) dan investasi sampai EPC-nya, dan didampingi staf BPH Migas,"kata Fanshurullah ke KONTAN.co.id pada Rabu (21/9).

Biaya konsultan ini akan dibebankan ke dalam biaya investasi. Dengan cara ini, Fanshurullah bilang BPH Migas bisa menetapkan toll fee yang wajar untuk pipa gas Cirebon Semarang.

"Dengan dana konsultan dibebankan ke biaya investasi. Sehingga pada saat penetapan toll fee betul-bisa bisa efisien dan reasonable," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×